Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Malang, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami!

photo author
Dedy Dagomes Manlesu, Sulut Zone
- Selasa, 15 September 2026 | 22:53 WIB
istimewah (BMKG)
istimewah (BMKG)

Sulutzone.com — Aktivitas warga Kabupaten Malang, Jawa Timur, mendadak terkejut oleh guncangan gempa bumi yang terjadi pada Senin pagi (14/9/2026). Peristiwa tersebut langsung menyita perhatian publik terkait lokasi pusat getaran serta potensi ancaman keselamatan pascagempa.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa gempa tektonik berkekuatan Magnitudo 5,2 tersebut terjadi tepat pada pukul 08.42 WIB.

Hasil analisis BMKG menunjukkan episentrum gempa terletak di wilayah laut, berjarak sekitar 156 kilometer arah tenggara dari Kabupaten Malang.

"Koordinat gempa tercatat pada 9,52 derajat Lintang Selatan dan 112,85 derajat Bujur Timur dengan kedalaman pusat gempa tergolong dangkal, yakni 10 kilometer," rilis BMKG dikutip Selasa (15/9/2026).

BMKG Pastikan Aman dari Gelombang Tsunami

Kendati titik pusat guncangan berada di perairan selatan Jawa, BMKG dengan tegas mengonfirmasi bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi menimbulkan gelombang tsunami.

Pernyataan resmi ini dikeluarkan guna meredam kekhawatiran serta mencegah kepanikan di tengah masyarakat pesisir selatan Jawa Timur.

"Gempa M5,2 di Malang tidak berpotensi tsunami," tulis BMKG melalui keterangan resminya.

Belum Ada Laporan Kerusakan, Warga Diminta Tetap Waspada

Hingga informasi resmi diturunkan, belum ada laporan masuk mengenai kerusakan fisik maupun fasilitas umum akibat dampak guncangan gempa tersebut. Pihak terkait masih terus memantau kondisi di lapangan.

Rincian Parameter Gempa Malang

Parameter Gempa Keterangan Data BMKG
Waktu Kejadian Senin, 14 September 2026 pukul 08.42 WIB
Magnitudo (M) 5,2 M
Pusat Gempa (Episentrum) 156 km Tenggara Kabupaten Malang, Jawa Timur
Titik Koordinat 9,52° LS – 112,85° BT
Kedalaman 10 Kilometer (Dangkal)
Potensi Tsunami TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI

BMKG mengimbau warga Kabupaten Malang dan sekitarnya agar tidak mudah terpengaruh oleh isu atau rumor yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Masyarakat juga diminta untuk mengantisipasi potensi gempa susulan yang biasa terjadi pascagempa utama.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dedy Dagomes Manlesu

Sumber: BMKG

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X