"Contohnya seperti kita sekarang ini menurutmu baik-baik saja? Kita terpecah belah satu sama lain, susah banget kok percaya satu sama lain," sambungnya.
Terkait hal tersebut, Noe menyoroti negara perlu memberikan perhatian khusus terhadap ancaman perang kognitif di kalangan masyarakat.
"Kita tidak punya parameter, bagaimana kita bisa mempercayai satu sama lain. Inilah kenapa eksperimen ini harus dilakukan," tandasnya.*
Artikel Terkait
Buntut Dugaan Penganiayaan di Melonguane, TNI AL Minta Maaf dan Pastikan 5 Oknum Anggota Diproses Hukum
Aksi Demo Pemekaran Luwu Raya Lumpuhkan Trans Sulawesi, Penumpang Bus Terlantar di Walenrang
Instruksi Tegas Dandim Talaud: Prajurit Harus Jadi Teladan dan Hindari Segala Bentuk Konflik
TNI Sahabat Pelajar: Saat Babinsa Kakorotan Talaud Hadirkan Senyum dan Inspirasi di SDN Inpres
Situasi Memanas di Lanal Melonguane, Wabup Anisya Bambungan Pasang Badan Redam Amarah Massa
Pererat Tali Persaudaraan, Wabup Anisya Bambungan Hadiri Syukuran Tahun Baru Rukun Ginimbale dan Sasube-Manein
Ketua Bemnus Tolak Pilkada Dipilih DPRD
Pemda Talaud Fasilitasi Dialog & Musyawara Terkait Insiden Di Melonguane
Atasi Krisis Listrik di Talaud, Wakil Bupati, Anisya Gretsya Bambungan Datangi PLN: Ternyata Ini Penyebabnya
Maksimalkan Pelayanan, Andrei Angow Perbaharui Kantor Kecamatan Mapanget