Pemda Talaud Fasilitasi Dialog & Musyawara Terkait Insiden Di Melonguane

photo author
Nelson Sangadi, Sulut Zone
- Senin, 26 Januari 2026 | 12:04 WIB
Istimewa (Akun face book (Pemda  Kab.Kepl.Talaud))
Istimewa (Akun face book (Pemda Kab.Kepl.Talaud))

Talaud, sulutzone.com - ​Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud mengambil langkah responsif dengan memfasilitasi dialog dan musyawarah antara Aliansi Masyarakat Melonguane dengan pihak TNI Angkatan Laut Melonguane.Pertemuan yang digelar di Kantor Bupati Talaud pada Sabtu, (24/1/2026) ini, bertujuan membahas penanganan kasus dugaan penganiayaan warga yang melibatkan oknum anggota TNI AL Melonguane.

​Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Kepulauan Talaud Anisya G. Bambungan, SE.

Istimewa
Istimewa (Akun face book (Pemda Kab.Kepl.Talaud))
Turut hadir dalam pertemuan penting tersebut antara lain Danlanal Melonguane Letkol Laut (P) Yogie Kuswara, M.Tr.Opsla, Dandim 1312/Talaud, Wakapolres Talaud, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Sekda, Staf Khusus Bupati, Kadis DP3A-PMD, Kasat Pol PP, serta Camat Melonguane, dan Perwakilan Aliansi Masyarakat Melonguane.

Dalam forum tersebut, perwakilan Aliansi Masyarakat Melonguane yang menghadirkan tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh agama, serta perwakilan warga, menyampaikan tuntutan utama mereka:
1. Transparansi Hukum: Masyarakat mendesak agar para pelaku dihukum sesuai aturan yang berlaku. Penegasan ini muncul karena insiden serupa dilaporkan telah terjadi lebih dari satu kali.
2. Realisasi Komitmen: Masyarakat meminta kepastian atas janji bantuan biaya pengobatan bagi korban yang saat ini telah dirujuk ke Rumah Sakit di Manado.

Menanggapi aspirasi tersebut, Danlanal Melonguane menyampaikan permohonan maaf yang mendalam kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kepulauan Talaud atas ketidaknyamanan yang terjadi.

Beliau menegaskan bahwa insiden ini menjadi bahan evaluasi serius bagi kedisiplinan dan profesionalisme prajurit.

"Pimpinan TNI AL tidak akan mentolerir tindakan tidak terpuji yang dilakukan anggota.

Saat ini, oknum yang terlibat sedang menjalani pemeriksaan intensif oleh Polisi Militer dan dipastikan akan diproses sesuai hukum yang berlaku," tegas Danlanal dalam forum tersebut.

Beliau juga menyampaikan bahwa pihak TNI AL telah melakukan koordinasi dan mediasi dengan tokoh masyarakat, tokoh agama dan keluarga yang bersangkutan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut secara kekeluargaan dan hukum.

Pemerintah Daerah melalui Wakil Bupati berharap agar pertemuan ini dapat meredam ketegangan dan mengembalikan situasi di Melonguane menjadi kondusif.

Pemda berkomitmen untuk terus mengawal proses ini agar keadilan bagi korban terpenuhi dan hubungan harmonis antara aparat serta masyarakat tetap terjaga.

Istimewa
Istimewa (Akun face book (Pemda Kab.Kepl.Talaud))
Pertemuan ditutup dengan komitmen bersama untuk menjaga stabilitas keamanan di wilayah perbatasan Kabupaten Kepulauan Talaud.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Nelson Sangadi

Sumber: Biro Talaud Sulut Zone

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X