Talaud, sulutzone.com - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud mengambil langkah responsif dengan memfasilitasi dialog dan musyawarah antara Aliansi Masyarakat Melonguane dengan pihak TNI Angkatan Laut Melonguane.Pertemuan yang digelar di Kantor Bupati Talaud pada Sabtu, (24/1/2026) ini, bertujuan membahas penanganan kasus dugaan penganiayaan warga yang melibatkan oknum anggota TNI AL Melonguane.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Kepulauan Talaud Anisya G. Bambungan, SE.
Dalam forum tersebut, perwakilan Aliansi Masyarakat Melonguane yang menghadirkan tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh agama, serta perwakilan warga, menyampaikan tuntutan utama mereka:
1. Transparansi Hukum: Masyarakat mendesak agar para pelaku dihukum sesuai aturan yang berlaku. Penegasan ini muncul karena insiden serupa dilaporkan telah terjadi lebih dari satu kali.
2. Realisasi Komitmen: Masyarakat meminta kepastian atas janji bantuan biaya pengobatan bagi korban yang saat ini telah dirujuk ke Rumah Sakit di Manado.
Menanggapi aspirasi tersebut, Danlanal Melonguane menyampaikan permohonan maaf yang mendalam kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kepulauan Talaud atas ketidaknyamanan yang terjadi.
Beliau menegaskan bahwa insiden ini menjadi bahan evaluasi serius bagi kedisiplinan dan profesionalisme prajurit.
"Pimpinan TNI AL tidak akan mentolerir tindakan tidak terpuji yang dilakukan anggota.
Saat ini, oknum yang terlibat sedang menjalani pemeriksaan intensif oleh Polisi Militer dan dipastikan akan diproses sesuai hukum yang berlaku," tegas Danlanal dalam forum tersebut.
Beliau juga menyampaikan bahwa pihak TNI AL telah melakukan koordinasi dan mediasi dengan tokoh masyarakat, tokoh agama dan keluarga yang bersangkutan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut secara kekeluargaan dan hukum.
Pemerintah Daerah melalui Wakil Bupati berharap agar pertemuan ini dapat meredam ketegangan dan mengembalikan situasi di Melonguane menjadi kondusif.
Pemda berkomitmen untuk terus mengawal proses ini agar keadilan bagi korban terpenuhi dan hubungan harmonis antara aparat serta masyarakat tetap terjaga.
Artikel Terkait
Pemkot Manado Dorong UMKM Naik Kelas, Wawali Richard Sualang: Target Jadi Kafe dan Restoran!
Wali Kota Andrei Angouw Sentil Kebiasaan Warga Buang Sampah dari Kaca Mobil: Harus Disiplin!
Tajir Sejak Menjabat Kabid, Intip Kekayaan Kadis PUPR Sulut Deicy Paath yang Tembus Rp3,2 Miliar Tanpa Hutang
Buntut Dugaan Penganiayaan di Melonguane, TNI AL Minta Maaf dan Pastikan 5 Oknum Anggota Diproses Hukum
Aksi Demo Pemekaran Luwu Raya Lumpuhkan Trans Sulawesi, Penumpang Bus Terlantar di Walenrang
Instruksi Tegas Dandim Talaud: Prajurit Harus Jadi Teladan dan Hindari Segala Bentuk Konflik
TNI Sahabat Pelajar: Saat Babinsa Kakorotan Talaud Hadirkan Senyum dan Inspirasi di SDN Inpres
Situasi Memanas di Lanal Melonguane, Wabup Anisya Bambungan Pasang Badan Redam Amarah Massa
Pererat Tali Persaudaraan, Wabup Anisya Bambungan Hadiri Syukuran Tahun Baru Rukun Ginimbale dan Sasube-Manein
Ketua Bemnus Tolak Pilkada Dipilih DPRD