Sinergi Pemda-Gereja untuk Generasi Emas: Wabup Anisya Bambungan Buka Semiloka GERMITA 2026, Fokus pada Perlindungan Anak & Spiritualitas Keluarga

photo author
Nelson Sangadi, Sulut Zone
- Sabtu, 18 Juli 2026 | 08:21 WIB
Istimewa (Dinas Kominfo Talaud)
Istimewa (Dinas Kominfo Talaud)

Niampak Talaud, Sulutzone.com – Wakil Bupati Kepulauan Talaud, Anisya G. Bambungan, SE., mewakili Bupati Welly Titah, secara resmi membuka Ibadah Pembukaan dan Seminar Lokakarya (Semiloka) GERMITA Peduli dan Ramah Anak serta Remaja dan Pembangunan Spiritualitas Keluarga Tahun 2026. Acara yang berlangsung khidmat ini menegaskan komitmen bersama antara Pemerintah Kabupaten dan Gereja dalam memperkuat fondasi moral dan spiritual sebagai kunci pembangunan sumber daya manusia (SDM) di wilayah perbatasan.

Kegiatan strategis ini dihadiri oleh Ketua Umum Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GERMITA, Pendeta Dr. Arnold Apolos Abas, M.Th., Wakil Ketua IV BPMS GERMITA yang juga Anggota DPRD Pnt. Jakob Mangole, SE., MA., serta unsur pemerintah kecamatan, tokoh adat, dan para pelayan khusus jemaat dari berbagai wilayah.

Istimewa
Istimewa (Dinas Kominfo Talaud)
Dalam sambutan tertulis Bupati Welly Titah yang dibacakan oleh Wakil Bupati Anisya Bambungan, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada BPMS GERMITA atas inisiatif penyelenggaraan semiloka ini. Agenda tersebut dinilai sebagai wujud nyata kepedulian gereja dalam menjawab tantangan zaman, khususnya terkait perlindungan anak, pembinaan remaja, dan penguatan institusi keluarga di daerah terluar.

“Pemerintah Daerah menegaskan bahwa gereja merupakan mitra strategis utama bagi pemerintah, terutama dalam membangun kualitas SDM yang unggul dan berkarakter mulia. Melalui sinergi ini, diharapkan pembinaan spiritualitas mampu membentengi generasi muda Talaud agar tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, dan takut akan Tuhan,” ujar Wabup Anisya.

Lebih lanjut, disampaikan bahwa mewujudkan daerah yang bermartabat tidak hanya bergantung pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada kekuatan mental-spiritual masyarakatnya. Kolaborasi antara eksekutif dan lembaga keagamaan menjadi kunci untuk menciptakan ekosistem sosial yang kondusif bagi pertumbuhan anak dan remaja.

Menutup sambutannya, Wakil Bupati Anisya G. Bambungan mengucapkan selamat melaksanakan semiloka kepada seluruh peserta yang hadir dari berbagai jemaat. Ia berharap agar hasil diskusi dan rumusan dalam semiloka ini dapat diimplementasikan secara nyata di tingkat jemaat maupun masyarakat luas.

“Pemkab Talaud berharap agar Tuhan Yesus Kristus senantiasa menuntun setiap jalannya pembahasan serta memberkati setiap langkah pelayanan yang dilakukan demi kemuliaan nama-Nya dan kemajuan Kabupaten Kepulauan Talaud,” tutupnya.

Istimewa
Istimewa (Dinas Kominfo Talaud)
Melalui Semiloka GERMITA 2026 ini, diharapkan lahir strategi-strategi konkret untuk menjadikan keluarga sebagai sekolah pertama bagi anak-anak, serta menciptakan lingkungan gereja dan masyarakat yang ramah terhadap hak-hak anak dan remaja di Bumi Porodisa.

Gereja Masehi Injili di Talaud (GERMITA) adalah salah satu denominasi gereja terbesar di Sulawesi Utara yang memiliki peran aktif dalam pelayanan sosial, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat, khususnya di Kabupaten Kepulauan Talaud.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Nelson Sangadi

Sumber: Biro Talaud Sulut Zone

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X