Dengan penuh perjuangan, Nur Ali bersama suaminya membeli lahan yang kini telah dihibahkan kepada negara melalui Kementerian Agama.
Ia menekankan bahwa tanah itu selalu ditujukan untuk madrasah, bukan untuk kepemilikan keluarga.
“Saya ingin madrasah ini betul-betul menjadi milik umat dan negara. Kalau dikelola Kementerian Agama, insya Allah bisa bertahan dan terus melayani pendidikan anak-anak,” ujar Nur Ali.
Guru asal Tapsel itu lantas berharap, madrasah menjadi tempat yang menghasilkan anak muda yang berilmu, berhati baik dan bisa berkontribusi bagi bangsa.
"Dengan pendidikan, anak-anak bangsa akan menjadi generasi yang berguna bagi agama, nusa, dan bangsa. Sesuai semboyan kita, ikhlas beramal,” tandas Nur Ali.*
Artikel Terkait
Jadi Korban Pemerasan Bupati Pati Sudewo cs, KPK Minta Calon Perangkat Desa Kooperatif Beri Keterangan Terkait Pengisian Jabatan
Dari Naik Mobil hingga Tali Sling, Relawan Bagikan Perjalanan Kirim Bantuan ke Desa Terpencil Aceh Tengah: Jalan Putus dan Lewat Bekas Longsor
Sulut Siap Jadi Tuan Rumah Paskah Nasional 2026, Gubernur Yulius Selvanus : Ini Kepercayaan Luar Biasa
Givenchy Tangkudung Terpilih Pimpin Perbasi Manado 2026-2031, Richard Sualang Titipkan Tongkat Estafet Prestasi
Gerak Cepat, Pertamina Patra Niaga Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Banjir Bandang Sitaro
Awal 2026, 140 Perusahaan dan 14 Satuan Gizi di Manado Terancam Sanksi Akibat Tunggak BPJS Ketenagakerjaan
Perkuat Tata Kelola 2026, Sekda Talaud Evaluasi Kinerja dan Disiplin Pelaporan SKPD
Babinsa Koramil 04/Rainis, Sertu Samuel Bawalah Turun Tangan Bantu Warga Angkut Hasil Kebun
Dukung Program Kesehatan, Babinsa Nanusa Pastikan Pelayanan Posyandu Karatung Berjalan Optimal
Potret Kemanunggalan TNI-Rakyat: Babinsa Koramil 1312-07/Miangas Talaud Hadir di Tengah Kesulitan Warga