Sulut Siap Jadi Tuan Rumah Paskah Nasional 2026, Gubernur Yulius Selvanus : Ini Kepercayaan Luar Biasa

photo author
- Selasa, 20 Januari 2026 | 23:24 WIB
Ketua Sinode GMIM bertemu Gubernur Sulut Bahas Kesiapan Paskah Nasional 2026 di Manado (Dok, Istimewa)
Ketua Sinode GMIM bertemu Gubernur Sulut Bahas Kesiapan Paskah Nasional 2026 di Manado (Dok, Istimewa)

MANADO – Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) kembali dipercayakan menjadi pusat perhatian religi tingkat nasional. Pemerintah Pusat secara resmi menunjuk Bumi Nyiur Melambai sebagai lokasi Perayaan Paskah Nasional 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Kota Manado pada 8 April 2026 mendatang.

Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus (YSK), menyatakan dukungan penuh atas mandat tersebut. Hal ini ditegaskannya saat menerima kunjungan panitia pelaksana di Rumah Dinas Gubernur, Bumi Beringin.

Persiapan Maksimal dan Inklusif

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur YSK menekankan bahwa status tuan rumah merupakan sebuah kebanggaan sekaligus tanggung jawab besar bagi masyarakat Sulawesi Utara.

"Ini adalah kepercayaan luar biasa dari Pemerintah Pusat. Kita harus menjawabnya dengan kesiapan yang matang. Saya meminta panitia untuk melibatkan seluruh denominasi gereja yang ada di Sulut agar kegiatan kerohanian ini sukses besar," ujar YSK.

Ia menambahkan bahwa Paskah Nasional 2026 akan menjadi momentum penting untuk menunjukkan kuatnya kehidupan spiritual dan kebersamaan umat Kristiani di daerah tersebut.

Baca Juga: Gubernur Yulius Selvanus: Direct Call Sulut Magnet Investasi Baru di Kawasan Sulampua

Kolaborasi Tokoh Nasional dan Lokal

Penunjukan panitia pun menarik perhatian dengan dipilihnya pengusaha muda sukses, Recky Langie, sebagai Ketua Panitia Paskah Nasional. Sebelumnya, Recky bersama Ketua Sinode GMIM, Pdt. Adolf Wenas, telah melakukan koordinasi strategis dengan utusan khusus Presiden RI Prabowo Subianto, yakni Hashim Djojohadikusumo, serta pengusaha nasional asal Sulut, Engel Sahanggamu.

Ketua Sinode GMIM, Pdt. Adolf Wenas, memastikan bahwa pihak gereja terus memantapkan kesiapan internal. "Kami melakukan koordinasi lintas unsur gereja agar perayaan iman ini juga menjadi ajang kebersamaan nasional yang berkesan," tuturnya.

Simbol Kerukunan Antarumat Beragama

Ketua Panitia, Recky Langie, yang juga menjabat sebagai Staf Khusus Gubernur Bidang Investasi, menyatakan bahwa Paskah Nasional bukan sekadar seremoni gerejawi, melainkan simbol kerukunan.

"Kami akan berkoordinasi dengan seluruh denominasi, tokoh lintas agama, dan masyarakat. Paskah ini adalah simbol kebersamaan dan kerukunan umat beragama yang menjadi ciri khas Sulawesi Utara," kata Recky.

Pihak panitia kini tengah mematangkan rencana ibadah serta manajemen tamu undangan yang diperkirakan akan dihadiri oleh tokoh-tokoh penting dari seluruh Indonesia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Tria Anggreina Kawulusan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X