Direct Call Jadi Magnet Investasi Sulampua, Gubernur Yulius Selvanus: Kita Siap Masuk Rantai Pasok Global!
MANADO, SULUTZONE.COM – Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, menegaskan bahwa pengembangan layanan direct call (pelayaran langsung) merupakan kunci utama untuk menarik investasi besar ke kawasan Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua).
Hal ini disampaikan Gubernur Yulius saat membuka Focus Group Discussion (FGD) bertajuk "Sulampua Menuju Global Logistics Hub untuk Penguatan Efisiensi dan Daya Saing Logistik Kawasan Timur Indonesia" yang digelar di Aula Gedung Keuangan Negara, Senin (19/01/2026).
Potensi Ekonomi Sulampua yang Menjanjikan
Menurut Gubernur Yulius, kawasan Sulampua memiliki peran strategis dalam peta ekonomi nasional. Dengan pertumbuhan ekonomi di kisaran 5,5 hingga 6 persen, kawasan ini menunjukkan ketahanan ekonomi riil yang luar biasa.
"Sulawesi Utara sendiri tumbuh stabil di angka 5 hingga 5,6 persen, sedikit di atas rata-rata nasional. Ini membuktikan kita punya basis ekonomi yang kuat dan butuh sistem logistik yang terintegrasi secara global," ujar Gubernur.
Keunggulan Direct Call: Pangkas Waktu ke Asia Timur
Salah satu poin krusial yang dibahas adalah efisiensi waktu pengiriman. Dengan adanya direct call dari Sulawesi Utara, waktu pelayaran menuju negara-negara mitra strategis seperti Jepang, Korea Selatan, dan Tiongkok dapat dipangkas secara signifikan.
Baca Juga: Pangkas Biaya 30 Persen, Pelabuhan Bitung Siap Jadi Gerbang Logistik Internasional ke Asia Pasifik
“Direct call bukan sekadar efisiensi biaya, tapi pesan kuat kepada dunia bahwa Timur Indonesia siap bersaing dalam rantai pasok global. Ini akan menjadi magnet bagi masuknya investasi baru,” tegas Yulius.
Dukungan Internasional dan Sinergi Kawasan
Duta Besar RI untuk Tiongkok, Djauhari Oratmangun, yang turut hadir memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif Gubernur Sulut. Ia menyebut Tiongkok sebagai mitra strategis yang akan sangat diuntungkan dengan jalur pelayaran langsung ini.
"Adanya direct call sangat menguntungkan kedua belah pihak. Kami berharap infrastruktur penunjang terus ditingkatkan demi kelancaran kerja sama perdagangan ini," kata Oratmangun.
Kehadiran Tokoh Penting
Acara ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat tinggi dan pemangku kepentingan ekonomi, di antaranya:
-
Dr. J. Victor Mailangkay, SH, MH (Wakil Gubernur Sulut)
-
Idah Syahidah Rusli Habibie (Wakil Gubernur Gorontalo)
-
Hengky Honandar (Walikota Bitung)
-
Perwakilan APINDO, Kadin, serta para investor dan operator logistik.
Dengan penguatan ekosistem logistik ini, Sulawesi Utara diharapkan benar-benar menjadi gerbang pasifik yang kompetitif dan mendorong kesejahteraan merata di seluruh pelosok Indonesia Timur.
Artikel Terkait
Babinsa Koramil 1312-08/Melonguane Laksanakan Ibadah Minggu Bersama Jemaat Germita Siloam"
Lebih Dekat dengan Rakyat: Momen Kehangatan Babinsa Sertu Alprit Ibadah Bersama Warga Pangeran Talaud
Sinergi di Perbatasan: Babinsa Miangas Talaud Kawal Kelancaran Ibadah Rutin Mingguan
Mencerdaskan Kehidupan Bangsa: Refleksi Peresmian 166 Sekolah Rakyat oleh Presiden Prabowo Subianto
Pusat Peringatan Hari Desa Nasional 2026 di Boyolali: Mengukuhkan Desa sebagai Ujung Tombak Indonesia Emas 2045
Uji Adrenalin di Zhengzhou: BYD Resmikan Sirkuit All-Terrain Khusus Kendaraan Listrik Terbesar
Hama Tikus Serang Sawah, Babinsa Ambela Talaud Turun Tangan Bantu Petani Padi
"Tugas Luar Daerah Bukan Hambatan, Dandim Talaud, Letkol Arh. Yanuar Yudistira Pastikan Disiplin Anggota Tetap Terjaga"
Pimpin Upacara Kesadaran Nasional, Kompol Krestman Mulalinda Tekankan Penegakan Hukum Profesional di Tanah Porodisa
Pangkas Biaya 30 Persen, Pelabuhan Bitung Siap Jadi Gerbang Logistik Internasional ke Asia Pasifik