Anggaran Menyusut ke Rp130 Miliar, BPJN Wilayah I Sulut Putar Otak Jaga Kemantapan Jalan Tetap 98 Persen
MANADO, SULUTZONE.COM – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Utara melalui Satuan Kerja (Satker) Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah I berkomitmen menjaga kualitas infrastruktur meski harus menghadapi tantangan efisiensi anggaran yang cukup signifikan di tahun 2026.
Kepala Satker PJN Wilayah I, Ringgo Radetyo, mengungkapkan bahwa saat ini tingkat kemantapan jalan di wilayah kerjanya telah mencapai 98 persen dari total panjang jalan 638 kilometer.
Tantangan Efisiensi Anggaran yang Signifikan
Ringgo membeberkan adanya tren penurunan anggaran yang dikelola dalam tiga tahun terakhir. Penurunan ini menuntut Satker PJN Wilayah I untuk bekerja lebih ekstra dan adaptif.
-
Tahun 2024: Rp400 Miliar lebih
-
Tahun 2025: Rp241 Miliar
-
Tahun 2026: Rp130 Miliar
"Di tahun 2026 ini, kami mengelola sebanyak Rp130 miliar. Walaupun terdampak efisiensi, kami akan bekerja optimal untuk menjaga tingkat kemantapan jalan dengan kondisi anggaran yang ada," ujar Ringgo di Manado, Selasa (20/01/2026).
Baca Juga: Gubernur Yulius Selvanus: Direct Call Sulut Magnet Investasi Baru di Kawasan Sulampua
Strategi Mencegah Kerusakan Jalan
Dengan anggaran yang terbatas, fokus utama Satker PJN Wilayah I adalah melakukan pencegahan degradasi kualitas aspal. Ringgo menyoroti beberapa titik yang mulai mengalami penurunan kondisi, seperti ruas jalan di Rumbia (Kabupaten Minahasa) dan Kema (Kabupaten Minahasa Utara).
"Jalan dengan kondisi kemantapan sedang memiliki potensi turun menjadi rusak berat atau ringan. Minimal, kita jaga agar yang kondisi baik tidak turun ke sedang, dan yang sedang tidak turun ke rusak berat," jelasnya.
Prioritas dan Pembangunan Baru
Meski anggaran menyusut, Ringgo memastikan bahwa di wilayah kerjanya sudah tidak ada lagi ruas jalan tanah. Seluruh akses telah beraspal, dan fokus saat ini beralih pada pemeliharaan serta pembangunan ruas jalan baru jika diperlukan.
"Pastinya kita akan bekerja optimal dan adaptif. Anggaran yang tersedia akan dimaksimalkan untuk menjaga kenyamanan masyarakat pengguna jalan di Sulawesi Utara," pungkasnya.
***
Artikel Terkait
Lebih Dekat dengan Rakyat: Momen Kehangatan Babinsa Sertu Alprit Ibadah Bersama Warga Pangeran Talaud
Sinergi di Perbatasan: Babinsa Miangas Talaud Kawal Kelancaran Ibadah Rutin Mingguan
Mencerdaskan Kehidupan Bangsa: Refleksi Peresmian 166 Sekolah Rakyat oleh Presiden Prabowo Subianto
Pusat Peringatan Hari Desa Nasional 2026 di Boyolali: Mengukuhkan Desa sebagai Ujung Tombak Indonesia Emas 2045
Uji Adrenalin di Zhengzhou: BYD Resmikan Sirkuit All-Terrain Khusus Kendaraan Listrik Terbesar
Hama Tikus Serang Sawah, Babinsa Ambela Talaud Turun Tangan Bantu Petani Padi
"Tugas Luar Daerah Bukan Hambatan, Dandim Talaud, Letkol Arh. Yanuar Yudistira Pastikan Disiplin Anggota Tetap Terjaga"
Pimpin Upacara Kesadaran Nasional, Kompol Krestman Mulalinda Tekankan Penegakan Hukum Profesional di Tanah Porodisa
Pangkas Biaya 30 Persen, Pelabuhan Bitung Siap Jadi Gerbang Logistik Internasional ke Asia Pasifik
Gubernur Yulius Selvanus: Direct Call Sulut Magnet Investasi Baru di Kawasan Sulampua