SULUTZONE -- Sebuah kisah pilu terungkap dari balik tembok sebuah panti asuhan di Tangerang.
Dean Herdesviana, seorang pendamping korban pencabulan, menjadi saksi bisu dari penderitaan yang dialami anak-anak di panti tersebut.
Kisah ini bermula dari sebuah pesan singkat di Instagram, yang menjadi titik awal terkuaknya kasus ini.
Baca Juga: Rekonstruksi Kasus Kematian Ragil: Polisi Berdebat Soal Kekerasan
Dean, yang awalnya tak percaya dengan laporan tersebut, dibuat dilema karena pelaku tak lain adalah temannya sendiri.
"Saya mendapatkan pesan di Instagram yang mengatakan bahwa 'Bunda, kami dilecehkan, hampir semua santri di panti asuhan ini dilecehkan oleh saudara Sudirman'," ungkap Dean.
Kepercayaan Dean terhadap temannya yang dikenal agamis dan religius membuatnya ragu.
Baca Juga: Demi Terwujudnya Sikap Disiplin, Propam Polresta Lakukan Gaktibplin Terhadap Personel
Namun, rasa penasaran dan keprihatinan akhirnya mengantarkan Dean untuk menyelidiki lebih lanjut.
Seiring berjalannya waktu, Dean mendapatkan bukti-bukti yang tak terbantahkan.
Dia mendengar langsung dari para korban tentang perlakuan tak senonoh yang mereka terima dari pimpinan panti asuhan.
Baca Juga: Hakim Se-Indonesia Bersatu: Menuntut Kesejahteraan dan Perlindungan Profesi
"Ini bukan sekadar kasus pemerkosaan, tapi ini kasus pelecehan, pencabulan, pedofil, hubungan sesama jenis dan homoseksual yang diciptakan.
Ini diciptakan oleh pimpinan panti asuhan melegalkan hubungan sesama jenis karena panti ini isinya laki-laki semua," ujar Dean dengan nada penuh keprihatinan.
Pimpinan panti asuhan tersebut bahkan mengajarkan anak-anak untuk mencium pipi kanan, kiri, jidat, dan terakhir bibir, sebagai bentuk penghormatan kepada pimpinan.
Artikel Terkait
Calon Legislator Siap Bertugas, Lemhannas Bekali Nilai Kebangsaan
Aktor Andrew Andika Terjerat Kasus Narkoba, Ditangkap Bersama Lima Teman
Gedung Bakamla Terbakar, Diduga Korsleting Listrik
Meski Disabilitas, Anak Anggota TNI di Deli Serdang Lolos Bintara Polri 2024
Menyelami Kasus Dugaan Kasus Korupsi Pengadaan APD Kemenkes di Masa Krisis Covid 19, Begini ‘Deal’ Tiga Orang Tersangka
KPK Ciduk Pejabat di Kalsel, Dugaan Korupsi Pengadaan Barang dan Jasa!
Serangan Brutal Geng Motor di Serpong, Pemuda Dibacok hingga Luka Parah!
Hakim Se-Indonesia Bersatu: Menuntut Kesejahteraan dan Perlindungan Profesi
Demi Terwujudnya Sikap Disiplin, Propam Polresta Lakukan Gaktibplin Terhadap Personel
Rekonstruksi Kasus Kematian Ragil: Polisi Berdebat Soal Kekerasan