internasional

Warga Malaysia Demonstrasi di KBRI Kuala Lumpur Tuntut Udara Bersih dari Asap Karhutla Indonesia, Netizen RI Malah Beri Dukungan

Senin, 7 September 2026 | 23:27 WIB

Sulutzone.com — Masalah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kembali melanda sejumlah wilayah di Indonesia mendapatkan reaksi keras dari negara tetangga. Pencemaran udara akibat kabut asap lintas batas (transboundary haze) memicu gelombang protes dari aktivis masyarakat sipil di Malaysia.

Pada Jumat (4/9/2026), sekelompok massa yang tergabung dalam Himpunan Advokasi Rakyat Malaysia (HARAM) menggelar aksi demonstrasi di depan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur.

Membawa spanduk berisikan pesan kritik seperti "Can't breathe" serta "Name them, show the evidence, take action", para demonstran menuntut pertanggungjawaban konkret atas memburuknya kualitas udara yang dialami warga Malaysia.

salah satu poin utama yang disuarakan dalam aksi tersebut adalah desakan agar Pemerintah Indonesia transparan dalam penegakan hukum kasus karhutla.

"Para aktivis membawa poster dan spanduk serta menyampaikan sejumlah tuntutan kepada Pemerintah Indonesia. Salah satu tuntutan utama mereka adalah agar Pemerintah Indonesia membuka informasi mengenai lokasi kebakaran, hasil penyelidikan, serta identitas perusahaan pemegang konsesi yang berkaitan dengan wilayah terdampak karhutla," tulis laporan di lapangan.

Soroti Perusahaan Konsesi Lintas Negara

Pihak HARAM juga menggarisbawahi potensi keterlibatan entitas bisnis asal Malaysia yang beroperasi dan memiliki lahan konsesi perkebunan di Indonesia.

Mereka meminta pembuktian hukum dilakukan secara terbuka tanpa tebang pilih, sehingga perusahaan investor luar negeri yang terbukti menjadi dalang pembakaran lahan dapat diseret ke meja hijau.

Situasi bencana kabut asap musiman ini kini tidak hanya dirasakan di dalam negeri dan Malaysia, namun dilaporkan sudah membentang hingga mencemari ruang udara Singapura dan Filipina.

Netizen Indonesia Malah Berikan Apresiasi

Menariknya, aksi unjuk rasa di depan KBRI Kuala Lumpur tersebut tidak memicu sentimen nasionalisme sempit di kalangan netizen Indonesia. Sebaliknya, jagat media sosial tanah air justru dibanjiri komentar dukungan dan apresiasi kepada masyarakat sipil Malaysia.

Sebagian besar warganet Indonesia menilai bahwa tuntutan udara bersih adalah hak dasar masyarakat di kawasan Asia Tenggara. Tekanan publik internasional dianggap perlu agar pemerintah dan aparat penegak hukum lebih tegas menindak korporasi pemicu karhutla.

Ringkasan Isu dan Tuntutan Aksi Karhutla di KBRI Kuala Lumpur

Parameter Isu Keterangan & Detail Kejadian
Lokasi Aksi Protes Depan KBRI Kuala Lumpur, Malaysia
Waktu Kejadian Jumat, 4 September 2026
Elemen Penggerak Himpunan Advokasi Rakyat Malaysia (HARAM)
Jangkauan Asap Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Filipina
Tuntutan Utama Buka data konsesi, transparan investigasi, & adili korporasi
Sikap Netizen RI mendukung solidaritas demi pengusutan pengusaha nakal

Polemik kabut asap lintas negara ini menegaskan bahwa penanganan karhutla bukan lagi sebatas diplomasi bilateral, melainkan komitmen penegakan hukum lingkungan yang berkelanjutan demi menjamin hak hidup sehat warga ASEAN.

Tags

Terkini