Sulutzonecom -- Vatikan telah secara resmi menyatakan menolak ajakan untuk bergabung dengan Board of Peace, sebuah inisiatif perdamaian internasional yang digagas oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Keputusan ini diumumkan oleh Kardinal Pietro Parolin, Sekretaris Negara Tahta Suci, yang menegaskan bahwa peran utama dalam menangani konflik dan krisis global seharusnya berada di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa (United Nations).
Menurut pernyataan Parolin, struktur dan karakter Board of Peace bukan seperti badan antarnegara tradisional lain, sehingga Vatikan menilai keikutsertaannya dalam forum semacam itu tidak sesuai dengan kapasitas diplomatiknya. Dia juga menyampaikan bahwa sejumlah poin mendasar dari Dewan Perdamaian tersebut masih membutuhkan kajian lebih jauh sebelum Vatikan bisa mempertimbangkannya sebagai mitra.
Board of Peace awalnya dibentuk sebagai bagian dari rencana untuk mengawasi gencatan senjata serta proses pemulihan di Gaza pascakonflik panjang antara Israel dan Hamas. Namun, rencana ini kemudian berkembang menjadi platform yang dimaksudkan untuk menangani konflik internasional secara lebih luas. Meskipun begitu, sejumlah pakar dan negara juga mempertanyakan legitimasi dan fungsi badan tersebut, terutama karena dikhawatirkan bisa bersaing atau bahkan menggantikan peran PBB dalam diplomasi global.
Keputusan Vatikan datang di tengah respons campuran dari komunitas internasional. Beberapa negara telah menyatakan dukungan mereka terhadap Board of Peace, sementara yang lain memilih tidak ikut serta atau hanya hadir sebagai pengamat. Vatikan sendiri tetap menegaskan bahwa dirinya akan terus mendukung mekanisme multilateral yang diwakili oleh PBB dalam menyelesaikan konflik serta krisis di berbagai belahan dunia.
Artikel Terkait
Piala Dunia 2022! Tim Amerika Serikat Tiba di Qatar
Argentina Dapat Pukulan Berat, Messi: Juara Amerika Selatan Akan Bangkit
Laga Hidup Mati! Amerika Serikat Dianggap Brilian, Iran Diunggulkan. Berikut Prediksi Skor
Bungkam Amerika, Belanda Pastikan Satu Tiket Perempat Final Piala Dunia 2022
Vatikan, Umat Kristen dan Budha Harus Bersama Membangun Perdamaian
Amerika Serikat Tetap Memimpin Klasemen Medali Olimpiade 2024, China Dekat di Posisi Kedua
Paus Fransiskus Tiba di Indonesia, Langsung Menuju Kedutaan Vatikan
Fransiscus Manumpil : Konjen America Serikat Terpesona Alam Sulut
Kabar Sukacita dari Vatikan: Pastor Bernardus Bofitwos Baru Resmi Jadi Uskup Timika!
Mantan Menteri Jokowi Dicalonkan Jadi Dubes Amerika Serikat, Ini Rekam Jejaknya Menurut DPR
Trump Berlakukan Tarif 32 Persen untuk Indonesia, Istana: Masih Ada Ruang Negosiasi
Setelah Trump Sesumbar Bangun Kawasan Elite, Netanyahu Ingin Relokasi Warga Gaza ke Negara Tetangga
Daftar 11 Negara Anggota Tetap BRICS yang Kini Bikin Trump Kesal Gegara Merasa Tarif Impornya 'Diremehkan'
Negosiasi Masih Berlangsung, Menko Airlangga Sebut Tarif Trump 32 Persen untuk Indonesia Ditunda
3 Poin Keuntungan AS usai Donald Trump Umumkan Tarif Ekspor RI Turun Jadi 19 Persen
Pujian Selangit Donald Trump ke Prabowo Setelah Negosiasi Panjang Tarif Dagang RI dan AS
Setelah Ramai Tarif 19 Persen Ekspor RI ke AS, Kini Terungkap Isi Obrolan Trump dan Prabowo via Telepon
Trump Puji-puji Prabowo di KTT Mesir: Babak Baru Diplomasi Perdamaian Gaza
ISI Bedah Konsep Strategis AS di Era Trump dan Dampaknya terhadap Keamanan Indo-Pasifik
Donald Trump Disebut dalam Epstein Files, Ini Fakta, Klarifikasi, dan Sikap Resminya