BREAKING NEWS: AS dan Israel Serang Iran, Dunia Khawatir Konflik Meluas

photo author
Marlon Mondong, Sulut Zone
- Sabtu, 28 Februari 2026 | 16:50 WIB
AS dan Israel Serang Iran (Marlon/AI/Sulutzone)
AS dan Israel Serang Iran (Marlon/AI/Sulutzone)

Sulutzonecom -- Ketegangan di Timur Tengah mencapai titik kritis setelah Amerika Serikat dan Israel dilaporkan melancarkan serangan militer ke Iran pada Sabtu (28/2/2026). Serangan ini disebut sebagai operasi gabungan besar yang berpotensi memicu konflik regional lebih luas.

Berdasarkan laporan dari Associated Press dan Reuters, serangan dilakukan secara terkoordinasi dengan menyasar sejumlah titik strategis di Iran, termasuk fasilitas militer dan wilayah di sekitar Teheran. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengonfirmasi bahwa operasi militer telah dimulai dan menyebutnya sebagai “operasi tempur besar-besaran”.

Pemerintah Israel menyatakan bahwa langkah tersebut merupakan serangan pencegahan atau pre-emptive strike untuk mengantisipasi ancaman dari Iran, khususnya terkait program militer dan aktivitas regional negara tersebut.

Sejumlah ledakan dilaporkan terjadi di ibu kota Iran, Teheran, serta beberapa wilayah lainnya. Media pemerintah Iran mengonfirmasi adanya serangan, meski belum memberikan rincian lengkap terkait dampak dan korban.

Sebagai respons, Iran menyatakan akan memberikan balasan keras. Pernyataan resmi yang disiarkan media pemerintah menyebutkan bahwa Teheran siap melakukan “balasan yang menghancurkan” terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam serangan tersebut. Laporan awal juga menyebutkan adanya peluncuran rudal dan drone ke arah wilayah Israel serta ancaman terhadap pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.

Situasi keamanan di kawasan langsung meningkat drastis. Israel menetapkan status darurat nasional, menutup wilayah udara, dan meningkatkan kesiapsiagaan militer. Negara-negara di sekitar kawasan seperti Yordania, Kuwait, dan Qatar juga dilaporkan berada dalam kondisi siaga tinggi.

Analis internasional memperingatkan bahwa konflik ini berpotensi meluas dan menyeret lebih banyak negara di Timur Tengah. Selain dampak militer, ketegangan ini juga diperkirakan akan memengaruhi ekonomi global, terutama harga minyak dunia yang berpotensi mengalami lonjakan signifikan.

Konflik antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat sendiri telah berlangsung lama, dipicu oleh berbagai faktor seperti program nuklir Iran, pengembangan rudal balistik, serta dinamika geopolitik di kawasan Timur Tengah. Upaya diplomasi dalam beberapa tahun terakhir dinilai belum mampu meredakan ketegangan secara signifikan.

Hingga saat ini, situasi masih berkembang dan dunia internasional menunggu langkah lanjutan dari masing-masing pihak. Kekhawatiran akan pecahnya konflik berskala besar pun semakin meningkat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Marlon Mondong

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X