SULUTZONE.COM - Momen refleksi sangat bermakna dilakukan Wali Kota Manado Andrei Angouw dalam rangkaian Peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2025, saat memimpin langsung upacara ziarah di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kairagi, Jumat (15/8/2025).
Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Wali Kota Andrei Angouw memimpin jalannya prosesi yang berlangsung khidmat, diawali dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan dan mengheningkan cipta, lalu dilanjutkan peletakan karangan bunga di tugu TMP Kairagi.
Kegiatan ini dihadiri jajaran Pemerintah Kota Manado, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Manado, serta Ketua TP-PKK Kota Manado Irene Golda Pinontoan.
Turut hadir pula personel TNI, Polri, dan perwakilan organisasi kemasyarakatan.
Dalam amanatnya, Wali Kota mengajak seluruh peserta untuk meneladani semangat juang para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi kemerdekaan bangsa. “Perjuangan mereka menjadi warisan berharga yang harus kita isi dengan pengabdian dan kerja nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Mari teladani semangat juang para pahlawan dan isi kemerdekaan dengan karya nyata! Ikuti berita terkini seputar Kota Manado di sulutzone.com!
Artikel Terkait
PLN Sukseskan Tomohon International Flower Festival 2025 dan Pastikan Pasokan Listrik Aman
Wakil Bupati, Anisya Gretsya Bambungan, SE Hadiri Rapat Paripurna DPRD Untuk Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI.
Istana Imbau Masyarakat Hentikan Aktivitas 3 Menit Selama Detik-detik Proklamasi 17 Agustus 2025
Bupati Pati Sudewo Kembalikan Uang Korupsi DJKA, KPK Tegaskan Proses Hukum Tetap Berlanjut
Menkes Buka Suara soal Intimidasi Dokter di RSUD Sekayu, Kemenkes Siap Beri Bantuan Hukum
WAMI Klaim Telah Lakukan Audit Rutin, Merespons Desakan Ari Lasso dan Menkumham
Didukung PB IDI dan Kemenkes, Dokter Syahpri Akan Bawa Kasus Kekerasan di RSUD Sekayu ke Jalur Hukum
Kapolres Talaud, AKBP. Arie Sulistyo Nugroho, SIK, MH Hadiri Rapat Paripurna DPRD Mendengarkan Pidato Presiden RI di Peringatan HUT ke-80
Perayaan HUT ke-80 RI di Langowan Selatan Dianggap Setengah Hati, Panitia Disorot Tajam