Besarnya kerusakan ekologis harus menjadi salah satu dasar dalam menentukan prioritas penanganan, pengawasan, dan penegakan hukum.
Ketiga, komunitas agama perlu mengambil bagian nyata dalam menjaga hutan dan lingkungan.
Sebagai bagian dari semangat Interfaith–Rainforest, komunitas agama memiliki tanggung jawab moral sekaligus sosial untuk menerjemahkan nilai-nilai keagamaan ke dalam tindakan nyata: membangun kesadaran ekologis di komunitas masing-masing, memperkuat edukasi lingkungan, mendorong perilaku yang tidak merusak alam, mendukung perlindungan hutan, serta hadir bersama berbagai pihak dalam upaya mencegah kerusakan lingkungan.
IRI meyakini bahwa menjaga hutan bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau organisasi lingkungan. Hutan adalah bagian dari kehidupan bersama. Karena itu, masyarakat sipil, komunitas agama, dunia usaha, akademisi, pemerintah, dan komunitas lokal perlu membangun kerja bersama untuk mencegah kerusakan yang lebih besar.
Keempat, IRI mendorong penguatan kolaborasi lintas agama untuk perlindungan hutan dan pencegahan karhutla.
Semangat Interfaith Rainforest perlu diwujudkan melalui kerja bersama di lapangan: memperkuat literasi lingkungan, membangun jejaring pemantauan dan kepedulian, mendukung upaya perlindungan kawasan hutan, serta mendorong kebijakan publik yang lebih kuat dalam menjaga ekosistem.
IRI juga mencermati bahwa tekanan ekologis lain, termasuk kondisi kekeringan dan aktivitas vulkanik seperti erupsi Anak Krakatau, dapat memperberat tekanan terhadap masyarakat dan lingkungan. Namun, berbagai fenomena tersebut memiliki karakter dan penyebab masing-masing dan tidak boleh mengaburkan perhatian terhadap persoalan utama yang sedang kita soroti, yaitu kebakaran hutan dan lahan serta kerusakan ekologis yang ditimbulkannya.
IRI mengajak seluruh komunitas agama di Indonesia untuk menjadikan kepedulian terhadap hutan sebagai bagian dari tindakan nyata lintas iman.
Bukan hanya berbicara tentang alam, tetapi ikut menjaganya.
Bukan hanya mengingatkan tentang kerusakan, tetapi ikut mencegahnya.
Bukan hanya hadir ketika bencana terjadi, tetapi bersama-sama membangun pencegahan.
Merawat hutan adalah merawat kehidupan.
Menjaga alam adalah menjaga masa depan.
Dan mencegah kerusakan bumi adalah tanggung jawab kita bersama.
Interfaith Rainforest Initiative (IRI) Indonesia
Hening Parlan
National Facilitator IRI Indonesia
Advisory Council IRI Indonesia
Terdiri dari komunitas lintas iman, Masyarakat Adat, NGO dan Komunias Akademisi, yaitu :
1. Majelis Ulama Indonesia (MUI) — Dr. Suhardin, M.Pd
2. Pimpinan Pusat Muhammadiyah — Dr. Ir. Gatot Supangkat, M.P., IPM., ASEAN.Eng.
3. Nahdlatul Ulama (NU) — M. Ali Yusuf, M.Si.
4. Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) — Pdt. Johan Kristantara, M.Th.
5. Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) — Romo Dr. Aloysius Budi Purnomo, Pr.,
6. Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) — KRHT P. Astono Chandra Dana, S.E., M.M., MBA
7. Persatuan Umat Buddha Indonesia (PERMABUDHI) — Prof. Dr. Philip Kuntjoro Widjaja
8. Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (MATAKIN) — Peter Lesmana
9. Universitas Nasional (UNAS) — Dr. Fachruddin Majeri Mangunjaya, M.Si.
10. IPB University (Institut Pertanian Bogor) — Prof. Dr. Ir. Bambang Hero Saharjo, M.Agr.
11. Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) — Rukka Sombolinggi Sekjen AMAN
12. EcoNusa – Bustar Maitar
Tentang Interfaith Rainforest Initiative (IRI)
Artikel Terkait
Bupati Ronald Kandoli Tegaskan Validasi BPD dan Kejar Tuntas Pajak 2025
Cirebon Siaga Darurat Kekeringan! Ribuan Warga Harjamukti Berebut Air Bersih Bantuan
Sempat Ditertibkan, Alat Berat Diduga Kembali Beroperasi di Tambang Ilegal Oboy Bolmong!
Sidak Dini Hari SPBU Pontodon! Wali Kota Kotamobagu Bongkar Modus Penimbunan Solar Subsidi
DLH Bolmong Benarkan Keberadaan Bak Rendaman Emas Ilegal di Desa Lobong, Pemilik Segera Dipanggil!
BSG Gandeng Pemkab Mitra dan OJK Perkuat Sektor Pertanian Melalui MoU dan PKS Kemitraan
Sinergi Perbankan dan Pendidikan, BSGResmi Tanda Tangani MoU & PKS dengan Perguruan Tinggi se-Bolaang Mongondow Raya
Respon Cepat Kapolsek Eiffel Limporo: Tim Gabungan Amankan Lahan 2 Hektar dari Si Jago Merah di Beo
Wujudkan Mimpi, Nyalakan Harapan: PLN UP3 Luwuk Hadirkan Terang Melalui Program Light Up The Dream di Momen Hari Pelanggan Nasional 2026
Sapa Warga, Cegah Api: Babinsa Arnisto Tuwoliu Galakkan Imbauan Anti-Karhutla di Desa Bulude