"Hal yang menyakitkan, dokter bertugas bilang kalau 3 hari bapak tidak ada perubahan, dibawa ke puskesmas," ujar Nidia.
"Kenapa puskesmas? padahal bapak kondisinya sudah drop parah," sambungnya.
Dirujuk ke RS Lain hingga Berakhir Duka
Setelah merasa kecewa dengan pelayanan di RSUD Merah Putih Magelang, keluarga akhirnya membawa pasien ke RS Aisyiyah Muntilan.
Berbeda dengan pengalaman sebelumnya, setibanya di RS Aisyiyah Muntilan, pasien disebut langsung menjalani sejumlah pemeriksaan, mulai dari pengambilan darah hingga rontgen.
Nidia juga menyebut, sang ayah juga sempat diminta menjalani rawat inap.
Namun, takdir berkata lain, sang ayah meninggal dunia beberapa hari kemudian.
Nidia lalu menilai kepergian sang ayah sebagai takdir, namun dirinya masih dibayangi pelayanan RSUD Merah Putih Magelang yang dinilai buruk dan berharap kejadian serupa tidak dialami masyarakat lainnya.
"Takdir memang tidak bisa diubah, tetapi usaha, kepedulian, dan tanggung jawab jangan sampai dikurangi," terangnya.
"Jangan jadikan takdir sebagai alasan untuk menyepelekan setiap nyawa yang datang meminta pertolongan," tutupnya.
Respons RSUD Merah Putih Magelang
Setelah cerita pilu Nidia beredar luas di jagat maya, Direktur Utama (Dirut) RSUD Merah Putih Kabupaten Magelang, Dr Leli Puspitowati MM., mengatakan pihaknya menerima persoalan tersebut sebagai masukan dan saran untuk rumah sakit.
"Untuk evaluasi bagi internal kami, seluruh unit pelayanan untuk lebih meningkatkan kualitas pelayanan," kata Leli dalam keterangannya, pada Selasa, 11 Agustus 2026.
"Sehingga ke depan lebih baik lagi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," sambungnya.
Menurut Leli, evaluasi dan perbaikan pelayanan akan terus dilakukan secara berkelanjutan atas insiden yang dialami Nidia Aurelia.
Artikel Terkait
Klarifikasi Jessica Mila soal Liburan ke Pulau Padar: Tak Diberi Tahu Kapten soal Larangan Berlayar
Tak Hanya Populer, Publik Nilai Seskab Teddy Punya Kapabilitas di Pemerintahan
Gus Miftah: Istana Menghormati Marwah Ulama
Dari Pelita Minyak Menuju Cahaya Listrik, PLN Nyalakan Harapan Keluarga Prasejahtera di Desa Tule
Dukung Kesuksesan Tomohon International Flower Festival 2026, PLN Hadirkan Pasokan Listrik Andal Tanpa Kedip
Tragedi Drag Race Kotamobagu Menelan 8 Korban Jiwa, Ketua Panitia Luky Sugeha Minta Maaf dan Siap Bertanggung Jawab
Kapolda Sulut Turun Langsung Usut Tragedi Drag Race Kotamobagu: Kasus Ditarik ke Polda, 5 Saksi Diperiksa!
Klarifikasi Tragedi Drag Race Kotamobagu: Ketua Panitia Sebut Tidar Sulut Hanya Sponsor, Penyelenggara Utama Mudacaraka
Pabrik Bingkai Duren Sawit Kebakaran, Damkar Jakarta Timur dan Bekasi Diterjunkan
The Sounds Project, Festival Musik di Jakarta yang Disorot usai Kontroversi Adu Hafalan Al-Quran Berhadiah Miras