Terobosan Ekonomi Biru: Pemkab Talaud dan Bank SulutGo Tanda Tangan MoU Pengembangan Ekosistem Digital Perikanan Laut

photo author
Nelson Sangadi, Sulut Zone
- Jumat, 25 September 2026 | 09:50 WIB
Istimewa (Pemda Talaud)
Istimewa (Pemda Talaud)

Manado, Sulutzone.com – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud dan PT Bank Sulawesi Utara Gorontalo (Bank SulutGo) resmi menjalin kerja sama strategis melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) mengenai Pengembangan Ekosistem Jual Beli Hasil Tangkapan Ikan Laut. Penandatanganan dilaksanakan di Kantor Pusat Bank SulutGo pada Kamis, (24/9/2026), menandai langkah maju dalam digitalisasi sektor perikanan di wilayah perbatasan terluar Indonesia.

Kerja sama ini merupakan wujud komitmen bersama untuk menciptakan ekosistem perdagangan ikan yang lebih terintegrasi, transparan, dan bernilai tambah tinggi. Fokus utamanya adalah memberdayakan nelayan dan pelaku usaha perikanan lokal melalui akses keuangan yang mudah, sistem pembayaran digital, serta pemangkasan rantai distribusi yang selama ini sering merugikan produsen utama.

Istimewa
Istimewa (Pemda Talaud)
Bupati Kepulauan Talaud, Welly Titah, yang hadir langsung dalam acara tersebut, menegaskan bahwa sektor perikanan adalah tulang punggung ekonomi masyarakat Talaud. Namun, tantangan klasik seperti fluktuasi harga dan dominasi tengkulak perlu diatasi melalui intervensi teknologi dan perbankan.

"Melalui MoU ini, kami ingin memastikan bahwa hasil keringat nelayan dihargai secara adil. Dengan dukungan Bank SulutGo, transaksi jual beli ikan akan menjadi lebih transparan, aman, dan cepat. Nelayan tidak lagi bergantung sepenuhnya pada sistem tunai yang rentan risiko, melainkan beralih ke ekosistem digital yang terukur," ujar Bupati Welly Titah.

Dalam kerja sama ini, Bank SulutGo berkomitmen menyediakan paket layanan komprehensif, meliputi:
1. Digitalisasi Pembayaran: Fasilitas cashless atau non-tunai untuk transaksi jual beli ikan, meningkatkan keamanan dan efisiensi.
2. Akses Pembiayaan: Kredit usaha rakyat (KUR) atau produk pembiayaan khusus bagi nelayan dan pengolah ikan untuk modal kerja dan pengembangan alat tangkap.
3. Literasi Keuangan: Edukasi kepada masyarakat pesisir tentang pentingnya inklusi keuangan dan manajemen keuangan usaha.

Hadir pula dalam kesempatan tersebut jajaran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Utara dan Gorontalo, serta Direksi PT Bank SulutGo. Kehadiran regulator menegaskan bahwa ekosistem yang dibangun telah sesuai dengan prinsip kehati-hatian perbankan dan perlindungan konsumen.

Kepala Perwakilan OJK Sulut-Gorontalo menyambut positif inisiatif ini sebagai model percontohan peningkatan inklusi keuangan di daerah kepulauan. "Kolaborasi antara pemerintah daerah, bank pembangunan daerah, dan komunitas nelayan adalah kunci untuk membawa kesejahteraan hingga ke tingkat akar rumput. Transaksi non-tunai bukan hanya soal kemudahan, tapi juga jejak audit yang jelas untuk pertumbuhan ekonomi yang sehat," jelasnya.

Dengan ditandatanganinya MoU ini, Pemkab Talaud dan Bank SulutGo akan segera membentuk tim teknis untuk mengimplementasikan pilot project di beberapa titik pendaratan ikan (TPI) strategis di Kabupaten Kepulauan Talaud. Diharapkan, model ini dapat direplikasi untuk komoditas perikanan lainnya, memperkuat posisi Talaud sebagai lumbung ikan nasional yang modern dan berdaya saing.

Istimewa
Istimewa (Pemda Talaud)
Pengembangan ekosistem ini bertujuan menghubungkan nelayan langsung dengan pembeli (pasar, restoran, atau eksportir) melalui platform yang didukung oleh sistem pembayaran perbankan. Hal ini mengurangi peran perantara yang berlebihan, memastikan harga stabil, dan memberikan data real-time mengenai volume tangkapan untuk perencanaan pembangunan daerah.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Nelson Sangadi

Sumber: Biro Talaud Sulut Zone

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X