Program Cek Kesehatan Gratis Pemprov Sulut Membeludak, 2.000 Warga Serbuan Stand CKG di Mantos

photo author
Jendri Unso, Sulut Zone
- Kamis, 24 September 2026 | 16:04 WIB
Antrian peserta cek kesehatan gratis di Mantos
Antrian peserta cek kesehatan gratis di Mantos

MANADO — Antusiasme masyarakat Sulawesi Utara terhadap pelayanan kesehatan terpadu tampak luar biasa. Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Komunitas dan Konsultasi Dokter Spesialis yang digagas oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara di bawah komando Gubernur Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE membeludak dipadati warga.

​Selama tiga hari pelaksanaan pada 22–24 September 2026 di Atrium Manado Town Square (Mantos) 3, ribuan warga berbondong-bondong mendatangi lokasi. Kegiatan kesehatan ini diselenggarakan sebagai rangkaian perayaan HUT ke-62 Provinsi Sulawesi Utara.

​Asisten Administrasi Umum (Asisten III) Setdaprov Sulut, Dr. Fransiscus Manumpil, yang turun langsung memantau lokasi atas perintah Gubernur Yulius Selvanus, menegaskan bahwa agenda ini bukan sekadar bakti sosial biasa. Manumpil yang didampingi Kepala Dinas Kesehatan Sulut dr. Lidya Tulus dan Ketua Panitia dr. Chally Tirayoh menyampaikan pesan khusus dari pimpinan daerah.

Baca Juga: Pengawalan Ketat Kepolisian, Penyidik KPK Sisir Kantor Tony Tanos di Marina Plaza Manado

​"Ini merupakan perhatian khusus dan pesan dari Bapak Gubernur Yulius Selvanus. Kita harus mempertahankan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), salah satunya di bidang kesehatan agar Sulut rata-rata berada di atas nasional," tegas Manumpil di lokasi kegiatan.

​Menurut Jebolan Alumni Lemhannas RI yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia HUT ke-62 Provinsi Sulut ini, kesehatan merupakan fondasi paling utama dalam mendongkrak IPM. Kualitas kesehatan masyarakat yang terjaga akan berdampak langsung pada kenaikan produktivitas dan kualitas hidup.

​"Dalam rangka HUT Provinsi ini kita juga mengunjungi panti asuhan dan kegiatan kemasyarakatan lainnya. Namun, fokus kesehatan ini menjadi yang utama demi menjaga IPM kita," tambah Manumpil.

​Pemeriksaan yang disiapkan bagi warga terbilang sangat komprehensif. Masyarakat tidak hanya memperoleh konsultasi gratis dari dokter spesialis, melainkan juga fasilitas pemeriksaan fisik, skrining gula darah, kolesterol, kesehatan jiwa, hingga pembagian kacamata dan obat-obatan gratis.

​Berdasarkan data Dinas Kesehatan Sulut, hingga hari terakhir pelaksanaan, tercatat sedikitnya 2.000 warga telah memanfaatkan layanan tersebut.

​"Kami mendapat informasi sekitar dua ribu orang hadir dalam tiga hari ini. Bahkan di hari terakhir pasien yang datang masih membludak. Ini menunjukkan tingkat kesadaran masyarakat Sulut untuk deteksi dini kesehatan sudah sangat tinggi," tutur Manumpil.

​Sementara itu, Kadis Kesehatan Sulut dr. Lidya Tulus menegaskan komitmen Pemprov Sulut di bawah arahan Gubernur Yulius Selvanus untuk terus mendekatkan layanan kesehatan gratis ke tengah masyarakat.

​"Ini menjadi pengingat betapa pentingnya screening atau deteksi dini. Ada pemeriksaan fisik, gula darah, kolesterol, kesehatan jiwa, dan lainnya. Semua masyarakat Sulut harus sehat, itu pesan Bapak Gubernur," pungkas Lidya.

​Dinas Kesehatan Provinsi Sulut memastikan bahwa gerakan CKG Komunitas ini tidak berhenti di Mantos saja, melainkan akan terus berlanjut secara bergilir menyasar tempat ibadah seperti gereja dan masjid, serta pelbagai komunitas di seluruh penjuru Sulawesi Utara.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Jendri Unso

Tags

Rekomendasi

Terkini

X