Kebijakan ini menjadi bentuk keberpihakan pemerintah terhadap petani agar tetap mendapatkan keuntungan dari usaha tani.
"Kalau petani untung, mereka akan semangat menanam. Kalau petani semangat, produksi pasti naik. Itu kunci swasembada. Untuk berkelanjutan tetap kita genjot sumber-sumber input produksi," tegasnya.
Produksi Beras Surplus, Cadangan Aman
Produksi beras nasional saat ini berada dalam kondisi surplus, mencapai sekitar 34,7 juta ton atau naik sekitar 13 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Sementara cadangan beras pemerintah mencapai lebih dari 4 juta ton dan diperkirakan akan terus meningkat dalam bulan-bulan berikutnya.
Kondisi ini menunjukkan bahwa fondasi ketahanan pangan nasional semakin kuat di tengah ketidakpastian global.
"Stok kita kuat, produksi naik, cadangan pangan aman. Ini menunjukkan program kita sudah berada di jalur yang benar," ujarnya.
Untuk memperkuat produksi jangka panjang, pemerintah juga menjalankan program optimalisasi lahan rawa sebagai strategi ekspansi produksi nasional.
Pemerintah telah memulai revitalisasi ratusan ribu hektare lahan di Kalimantan dengan sistem irigasi modern sebagai tahap awal pengembangan kawasan pangan baru di Indonesia.
Baca Juga: Babinsa Melaksanakan Silaturahmi Dengan Warga Binaan
Program ini diproyeksikan menjadi sumber produksi beras baru di masa depan.
"Kita sedang menyiapkan lumbung pangan baru melalui optimalisasi lahan rawa. Ini untuk memastikan produksi pangan kita terus meningkat," jelas Mentan Amran.
Indonesia Siap Jadi Lumbung Pangan Dunia
Melalui kombinasi deregulasi, modernisasi pertanian, cetak sawah, pompanisasi, optimalisasi lahan, serta penguatan kebijakan harga untuk petani, pemerintah telah menempatkan sektor pangan sebagai jangkar stabilitas ekonomi nasional sekaligus fondasi swasembada berkelanjutan.
Artikel Terkait
Percepatan Pembangunan KDKMP.
Ibadah Bersama Warga, Kapolsek Gemeh, Ipda Jerianto Samura Ajak Masyarakat Jaga Toleransi dan Dukung Program Pemerintah
Minggu Kasih di Gereja Bethany: Cara Ipda Eiffel Limporo Dekatkan Polri dengan Warga Beo.
Palu-Sigi Jadi Tuan Rumah Paskah Nasional 2026, Manado Gelar Paskah untuk Gereja-Greja se-Sulut
Sinergitas TNI Dan Pemerintah Desa, Babinsa Laksanakan Komsos Dengan Perangkat Desa Di Wilayah Binaan