45 Juta Orang Terancam Kelaparan di Dunia, Bagaimana dengan Indonesia?

photo author
Stefanus Goni, Sulut Zone
- Selasa, 24 Maret 2026 | 20:29 WIB
Mentan Amran dalam acara syukuran capaian cadangan beras nasional tembus 4 juta ton pada 31 Mei 2025. (Instagram/a.amran_sulaiman)
Mentan Amran dalam acara syukuran capaian cadangan beras nasional tembus 4 juta ton pada 31 Mei 2025. (Instagram/a.amran_sulaiman)

Kebijakan ini menjadi bentuk keberpihakan pemerintah terhadap petani agar tetap mendapatkan keuntungan dari usaha tani.

"Kalau petani untung, mereka akan semangat menanam. Kalau petani semangat, produksi pasti naik. Itu kunci swasembada. Untuk berkelanjutan tetap kita genjot sumber-sumber input produksi," tegasnya.

Produksi Beras Surplus, Cadangan Aman

Produksi beras nasional saat ini berada dalam kondisi surplus, mencapai sekitar 34,7 juta ton atau naik sekitar 13 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca Juga: HBD Ke-29 Wabup Talaud Anisya Gretsya Bambungan, Nelson Sangadi: Sosok Pemimpin Muda yang Menginspirasi

Sementara cadangan beras pemerintah mencapai lebih dari 4 juta ton dan diperkirakan akan terus meningkat dalam bulan-bulan berikutnya.

Kondisi ini menunjukkan bahwa fondasi ketahanan pangan nasional semakin kuat di tengah ketidakpastian global.

"Stok kita kuat, produksi naik, cadangan pangan aman. Ini menunjukkan program kita sudah berada di jalur yang benar," ujarnya.

Untuk memperkuat produksi jangka panjang, pemerintah juga menjalankan program optimalisasi lahan rawa sebagai strategi ekspansi produksi nasional.

Pemerintah telah memulai revitalisasi ratusan ribu hektare lahan di Kalimantan dengan sistem irigasi modern sebagai tahap awal pengembangan kawasan pangan baru di Indonesia.

Baca Juga: Babinsa Melaksanakan Silaturahmi Dengan Warga Binaan

Program ini diproyeksikan menjadi sumber produksi beras baru di masa depan.

"Kita sedang menyiapkan lumbung pangan baru melalui optimalisasi lahan rawa. Ini untuk memastikan produksi pangan kita terus meningkat," jelas Mentan Amran.

Indonesia Siap Jadi Lumbung Pangan Dunia

Melalui kombinasi deregulasi, modernisasi pertanian, cetak sawah, pompanisasi, optimalisasi lahan, serta penguatan kebijakan harga untuk petani, pemerintah telah menempatkan sektor pangan sebagai jangkar stabilitas ekonomi nasional sekaligus fondasi swasembada berkelanjutan.

Halaman:

Artikel Selanjutnya

Percepatan Pembangunan KDKMP.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Stefanus Goni

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Presiden Prabowo Dikabarkan Kunjungi Sulut

Jumat, 8 Mei 2026 | 09:38 WIB
X