Nasional – Provinsi Sulawesi Tengah resmi ditunjuk menjadi pusat perayaan Paskah Nasional Forum Umat Kristiani Indonesia (FUKRI) 2026.
Agenda berskala nasional tersebut dijadwalkan berlangsung pada 24–26 April 2026 yang dipusatkan di Kota Palu dan Kabupaten Sigi.
Ketua Umum Panitia Paskah Nasional 2026, Letkol Dr. Alberth D. Sarimin, mengonfirmasi bahwa estimasi jemaat yang hadir mencapai 20 ribu orang dari berbagai daerah di Indonesia. “Momentum ini bukan sekadar perayaan, tetapi penegasan panggilan gereja untuk menghadirkan keadilan dan perdamaian di tengah masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, mengenai perayaan Paskah di Sulawesi Utara. Berdasarkan publikasi panitia, kegiatan tersebut merupakan perayaan Paskah bagi "Gereja-Gereja di Sulawesi Utara" yang akan dilaksanakan lebih awal, yakni pada 8 April 2026 pukul 09.00 WITA di Pohon Kasih Mega Mas, Manado. Acara di Manado tersebut direncanakan menghadirkan bintang tamu seperti Choky Sitohang, Maria Shandi, dan Yeshua Abraham.
Baca Juga: Minggu Kasih di Gereja Bethany: Cara Ipda Eiffel Limporo Dekatkan Polri dengan Warga Beo.
Wakil Bupati Sigi, Samuel Yansen Pongi, yang ditunjuk sebagai Ketua Pelaksana Harian Paskah Nasional 2026, menegaskan bahwa persiapan di Sulawesi Tengah sudah dilakukan sejak akhir 2025. Ia menyampaikan bahwa kepercayaan tersebut merupakan amanah besar sekaligus kebanggaan bagi masyarakat Kabupaten Sigi dan Sulawesi Tengah.
“Mohon dukungan doa dari seluruh masyarakat agar persiapan hingga pelaksanaan Paskah Nasional 2026 berjalan lancar, damai, dan menjadi berkat bagi daerah kita tercinta. Amin,” ujar Samuel melalui akun media sosialnya yang dikutip Radar Palu.
Samuel juga menekankan bahwa Paskah Nasional 2026 di Sulteng direncanakan akan dihadiri oleh jajaran menteri Kabinet. Rangkaian acara meliputi Paskah Sekolah Minggu, Remaja, Pemuda, hingga puncak Paskah Oikumene yang dijadwalkan berlangsung di Mako Brimob, Kabupaten Sigi, pada 26 April 2026.
Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan agenda nasional ini. Selain aspek spiritual, kehadiran puluhan ribu peserta di Palu dan Sigi diyakini akan mendorong pertumbuhan sektor UMKM, jasa, perhotelan, serta transportasi di Sulawesi Tengah.
Red
Artikel Terkait
Idul Fitri 1447 H, Bupati Welly Titah dan Wabup Anisya Bambungan Ajak Masyarakat Talaud Pererat Tali Silaturahmi
Babinsa Koramil 1312-04/Rainis, Serka Stenly Winowoda Ikut Bantu Dalam Plesteran Rumah Warga Di Desa Binaan
Bantu Kesulitan Warga Perkuat Sarana Produksi,Babinsa Serka Agus Tuter Bantu Plesteran Tempat Pengeringan Kelapa
Dandim 1312/Talaud, Letkol Arh. Yanuar Yudistira Sholat Idul Fitri Bersama Warga, Pererat Kebersamaan di Tanah Perbatasan
Lebih Dekat, Babinsa Koramil 1312- 04/Rainis, Sertu Slamet Padu Komsos Dengan Warga Binaan
Tingkatkan Keimanan/ketaqwaan, Babinsa Koramil 03/Beo, Sertu Julianus Suluge laksanakan Ibadah Bersama Jemaat
Babinsa Koramil 1312-01/Kabaruan Sertu Paulus Sensanen Laksanakan Pengamanan Ibadah Sentral Mingguan di Gereja Germita Matambuwun Pantuge
Percepatan Pembangunan KDKMP.
Ibadah Bersama Warga, Kapolsek Gemeh, Ipda Jerianto Samura Ajak Masyarakat Jaga Toleransi dan Dukung Program Pemerintah
Minggu Kasih di Gereja Bethany: Cara Ipda Eiffel Limporo Dekatkan Polri dengan Warga Beo.