MANADO – Setahun sudah Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus menakhodai Sulawesi Utara sejak dilantik Maret 2025 lalu. Namun, ada satu pemandangan yang tak kunjung terlihat di "Gedung Putih" Kantor Gubernur: kehadiran Ketua Pemuda Sinode GMIM, Rio Dondokambey.
Absennya Rio dalam kapasitasnya sebagai orang nomor satu di Pemuda GMIM untuk beraudiensi secara resmi memicu tanda tanya besar.
Hingga memasuki April 2026, jejak digital pertemuan formal antara keduanya nyaris nihil.
Kondisi ini pun melahirkan spekulasi di tengah publik: Apakah KPSG GMIM sekarang memilih jalan berseberangan atau "Anti-Pemerintah"?
Isu "Titip Undangan" yang Bikin Heboh
Sinyal mendinginnya hubungan ini makin terasa lewat kabar miring seputar agenda Selebrasi Paskah Pemuda GMIM 2026.
Alih-alih datang secara jantan beraudiensi untuk mengundang Gubernur, tersiar kabar bahwa Rio hanya menitipkan undangan tersebut melalui salah seorang ASN di lingkungan Pemprov Sulut.
Meski kabar ini masih memerlukan klarifikasi langsung dari pihak KPSG maupun Rio sendiri, isu ini sudah menjadi konsumsi publik yang hangat.
Jika benar hanya sebatas "titipan", banyak pihak menilai ada etika protokoler yang terabaikan. Padahal, secara tradisi, organisasi sebesar Pemuda GMIM biasanya memiliki akses karpet merah untuk bertemu kepala daerah guna membahas sinergi pelayanan.
Baca Juga: PLN Sukses Kawal Keandalan Listrik Tanpa Kedip pada Selebrasi Paskah Pemuda GMIM 2026
Gengsi Politik atau Fokus di Senayan?
Banyak pengamat menduga, keengganan Rio menginjakkan kaki di Kantor Gubernur tak lepas dari statusnya sebagai Anggota DPR RI dan dinamika politik pasca-Pilkada yang menempatkannya di kubu yang berbeda dengan Gubernur Yulius.
Namun, publik tetap menyayangkan jika urusan pelayanan jemaat harus terhambat oleh sekat politik. Belum pernahnya Rio bertemu Gubernur dalam satu tahun terakhir seolah mengonfirmasi bahwa ada "tembok besar" yang sedang dibangun antara KPSG dan Pemerintah Sulut.
Akankah ada langkah klarifikasi atau pertemuan formal dalam waktu dekat? Ataukah hubungan ini akan terus membeku hingga masa jabatan berakhir? Kita tunggu saja perkembangannya.
***
Artikel Terkait
Kawal Paskah Nasional dan Hunian Rakyat, Gubernur YSK Sambut Mendagri Tito dan Menperkim Maruarar di Manado
PLN Sukses Kawal Keandalan Listrik Tanpa Kedip pada Selebrasi Paskah Pemuda GMIM 2026
Mendadak Menghadap Presiden Prabowo di Jakarta, Maruarar Sirait Diwakili Istri Tercinta Hadiri Paskah Nasional 2026 di Manado
Besok, Menteri PKP Maruarar Sirait Lanjutkan Kunker Maraton di Sulut: Ini Agendanya
Karya Bhakti adalah Bukti kemanunggalan TNI Rakyat Babinsa terjun langsung membantu masyarakat
Karya Bakti Babinsa Bersama Masyarakat Desa Marampit Dan Marampit Timur
Babinsa Koramil 1312-07/Miangas Dampingi Posyandu Balita dan Ibu Hamil di Desa Binaan
Tingkatkan Kemanunggalan TNI-Rakyat Babinsa ikut Kerja bakti Bersama Warga Binaan
Babinsa Dampingi Petani Laksanakan Penanaman Padi Sawah di Desa Ambela
Progres Pembangunan Jembatan Capai 50%, Personel Koramil dan Warga Laksanakan Pengecoran Pondasi Pal,