Talaud, sulutzone.com - Tingkatkan rasa kekompakan dan menjalin silaturahmi, Babinsa Koramil 05/Essang Kodim 1312/Talaud Serka Andris Porobaten bersama warga laksnakan kerja bakti pengangkutan material Batako untk pembanguan rumah warga masyarakat yang ada di Desa Banada Kecamatan gemeh Kabupaten kepulauan Talaud pada Rabu, (08/04/2026).
Tampak Babinsa bersama warga secara gotong royong Pengangkutan material batako, dan ini merupakan salah satu Metode pembinaan teritorial yang diharapkan dapat meningkatkan silaturahmi dan kemanunggalan TNI dengan rakyat yang sudah terjalin.
Dengan dapat membantu meringankan kesulitan masyarakat. Mama sebagai Aparat teritorial, Babinsa harus selalu berada di tengah-tengah warganya dan selalu membantu warga yang membutuhkan, dalam melaksanakan tugas sehari-harinya.
“Kebetulan tadi saya sedang berkeliling kampung, dan melihat adanya masyarakat yang sedang mengangkut material batako, maka Saya berhenti dan membantu menaikan batako kedalam mobil untuk pembangunan rumah warga,” kata Serka Andris porobaten.
“Semoga hubungan baik yang sudah terjalin dapat terus terpelihara antara Babinsa dengan Masyarakat.
Artikel Terkait
Paskah Nasional 2026 di Sulut Tuai Kritik, Absennya Foto Gubernur di Baliho Dinilai Cacat Simbolik
Polsek Kabaruan Tahan Pemuda Residivis Pencabulan Anak di Bawah Umur
Optimalkan Program 'Jaga Desa', Jamintel Kejagung RI Prof. Reda Mantovani Sambangi Sulut
Kawal Paskah Nasional dan Hunian Rakyat, Gubernur YSK Sambut Mendagri Tito dan Menperkim Maruarar di Manado
PLN Sukses Kawal Keandalan Listrik Tanpa Kedip pada Selebrasi Paskah Pemuda GMIM 2026
Mendadak Menghadap Presiden Prabowo di Jakarta, Maruarar Sirait Diwakili Istri Tercinta Hadiri Paskah Nasional 2026 di Manado
Besok, Menteri PKP Maruarar Sirait Lanjutkan Kunker Maraton di Sulut: Ini Agendanya
Karya Bhakti adalah Bukti kemanunggalan TNI Rakyat Babinsa terjun langsung membantu masyarakat
Karya Bakti Babinsa Bersama Masyarakat Desa Marampit Dan Marampit Timur
Babinsa Koramil 1312-07/Miangas Dampingi Posyandu Balita dan Ibu Hamil di Desa Binaan