Sulutzone.com - Hampir dua bulan sejak banjir bandang dan longsor yang terjadi pada akhir November 2025 lalu, sejumlah wilayah di Aceh Tengah masih kesulitan akses jalan darat.
Kendala akses jalan tersebut berpengaruh pada aktivitas sehari-hari, seperti distribusi bantuan, pendidikan, hingga proses jual beli hasil kebun warga.
Salah satunya terjadi pada warga di Desa Kute Reje, Kecamatan Linge, Aceh Tengah yang saat ini sedang melimpah hasila durian Jamat.
Jalan darat yang masih susah untuk dilalui membuat warga harus menempuh jalur yang menantang untuk bisa memasarkan durian ke Takengon.
Jalan Kaki Lewat Tepian Sungai Berarus Deras
Sebagian besar wilayah di Aceh Tengah masih bertahan dengan jembatan darurat berupa tali sling untuk bisa menyeberang ke desa lain yang terpisah oleh sungai.
Selain menggunakan tali sling, warga juga melintasi tebing batu di pinggir sungai untuk bisa mencapai desa di seberangnya.
Seperti dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @serta_lia_gali, tampak warga menggendong karung berisi durian sedang berjalan di bebatuan di pinggir sungai.
“Proses pengangkutan durian Jamat. Perjuangan ayah untuk keluarga bahagia,” tulisnya di kolom caption, dikutip pada Jumat, 16 Januari 2026.
Dalam video itu, warga tampak berhati-hati ketika memijakkan kaki di atas dua bilah bambu yang digunakan sebagai jembatan kecil di atas batu tersebut.
Sementara di bawahnya, tampak air sungai berwarna coklat memiliki arus yang cukup deras.
Berharap Ada Akses Jalan yang Lebih Aman
Lebih lanjut, video lain menunjukkan harapan seorang warga agar akses jalan segera diperbaiki agar perekonomian mereka segera pulih.
“Ini dipikul dengan jarak 2 kilometer dari perkebunan, lewat jalan terjal dan sungai, tebing. Berharap pada pemerintah untuk segera membuka akses warga Kute Reje agar mudah mengambil hasil pertanian,” ujarnya.
Artikel Terkait
Sinergi Tanpa Batas, Koramil Lirung Pastikan 909 Siswa di Salibabu Talaud Terima Paket Makan Bergizi Gratis
Warga di Pidie Jaya Aceh Ini Tunjukkan Kondisi Rumah yang Masih Berlumpur Pascabanjir: Belum Sepenuhnya Bersih
Sekjen Kemensos Buka-bukaan soal Pendataan Anak-anak Calon Siswa Sekolah Rakyat, Pastikan Ada Pengecekan Langsung
Isu Pilkada Lewat DPRD, Pengamat Politik Singgung Kepercayaan Publik yang Menurun pada Anggota Dewa
Tantangan Pertama John Herdman di Timnas Indonesia: Raih Piala AFF 2026 yang Sudah Dinantikan Sejak 30 Tahun Lamanya
Ibu-Ibu Warga yang Tinggal di Area Semeru Serukan Ide di Luar Nalar Imbas Bayang-bayang Erupsi, Minta Gunung Ditutup Semen
Pilu Ibu Kenang Tragedi Banjir Aceh hingga Sempat Berikan Pesan Terakhir untuk Anaknya: Yang Penting Kalian Hidup, Biarkan Saja Mama
Viral Konser Wali di Malaysia Berhenti Mendadak, Berujung Penonton Nyanyi Bareng Lagu ‘Yank’ Tanpa Iringan Musik
Timnas Indonesia Dinilai Terbebas dari 'Grup Neraka' di Piala AFF 2026, John Herdman Dituntut Persembahkan Gelar Juara
- Meski Piala AFF 2026 Bukan Agenda FIFA, Rizky Ridho Janjikan Punggawa Timnas Indonesia Tampil Maksimal dan Rengkuh Juara