Timnas Indonesia Dinilai Terbebas dari 'Grup Neraka' di Piala AFF 2026, John Herdman Dituntut Persembahkan Gelar Juara

photo author
admin, Sulut Zone
- Kamis, 22 Januari 2026 | 13:00 WIB
Menyoroti pernyataan pengamat sepak bola nasional, Bung Harpa terkait drawing Piala AFF 2026 yang dinilai menguntungkan bagi Timnas Indonesia. (YouTube.com/BungHarpa - PSSI)
Menyoroti pernyataan pengamat sepak bola nasional, Bung Harpa terkait drawing Piala AFF 2026 yang dinilai menguntungkan bagi Timnas Indonesia. (YouTube.com/BungHarpa - PSSI)

Sulutzone.com - Sebagian publik sepak bola Indonesia, menyoroti hasil drawing atau pengundian grup Piala AFF 2026.

Berdasarkan hasil drawing grup Piala AFF 2026 yang digelar di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta, pada Kamis, 15 Januari 2026, Indonesia segrup dengan Vietnam di Grup A.

Tercatat, Indonesia berada di pot 3 bersama Filipina.

Sementara itu, Vietnam dan Thailand ada di pot 1, Malaysia dan Singapura di pot 3, Myanmar dan Kamboja di pot 4.

Adapun, Laos dan pemenang playoff antara Brunei Darussalam dengan Timor Leste ada di pot 5.

Pelatih baru Indonesia, John Herdman juga hadir langsung dalam drawing Piala AFF 2026.

Karena konflik di perbatasan, Thailand dan Kamboja tidak akan ada di grup yang sama.

Alhasil, drawing grup A menghasilkan Indonesia yang satu grup bersama Vietnam, Singapura, Kamboja, serta pemenang antara Timor Leste atau Brunei Darussalam.

Sementara grup B diisi oleh Thailand, Malaysia, Filipina, Myanmar, dan Laos.

Sebagai catatan, Piala AFF 2026 akan digelar pada 24 Juli hingga 26 Agustus 2026 mendatang.

Berkaca dari hal itu, Indonesia akan mengarungi Piala AFF kali ini di bawah asuhan John Herdman.

Dalam fase grup ini, Tim Garuda dinilai terbebas dari potensi 'Grup Neraka' di ajang Piala AFF 2026.

Hal tersebut, salah satunya disampaikan oleh pundit atau pengamat sepak bola nasional, Bung Harpa.

Timnas Indonesia Terbebas dari 'Grup Neraka'

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Tria Anggreina Kawulusan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X