“Pemerintah ini baik dari pusat maupun daerah provinsi, itu logistik cukup. Cuma mau menyampaikan ke sana itu sebetulnya yang belum bisa,” ucap Surya di Medan pada Minggu,30 November 2025.
Oleh karena itu, kata Surya, distribusi untuk daerah terisolir tersebut akan dilakukan melalui jalur Subulussalam, Aceh.
“Maka kita dari Sumatera Utara itu mengambil jalur ke arah Subulussalam, kalau dari yang normal udah nggak bisa. Itu pun kendaraannya hanya kecil,” imbuhnya.
Kepala BNPB Sebut Penjarahan untuk Mengambil Bahan Makan, Bukan Merusak
Secara terpisah, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto mengatakan bahwa masyarakat mengambil makanan tanpa niat jahat.
“Tentu saja kita yakin dan percaya bukan niatnya jahat tapi karena takut, mungkin karena memang sudah beberapa jam atau mungkin ada yang belum makan dari beberapa hari gitu sehingga terkesan begitu,” ujar Suharyanto dalam konferensi pers di Tapanuli Utara pada Minggu, 30 November 2025.
“Itu mereka mengambil bahan makanan. Jadi bukan menjarah atau merusak, memecahkan kaca, dan sebagainya, tidak,” tuturnya.
BNPB pun mengakui Tapanuli Tengah dan Sibolga menjadi wilayah paling parah di Sumatera Utara dengan akses yang masih terputus hingga saat ini.
***
Artikel Terkait
Dukung Pariwisata dan Ekonomi Hijau, Pemerintah dan PLN Targetkan 33 Pembangkit Listrik Tenaga Sampah Beroperasi di 2029
PLN Siap Jadi Offtaker Utama, Proyek 'Waste to Energy' Resmi Masuk RUPTL 2025–2034
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Sulawesi Utara: Hujan Lebat Dipicu La Nina dan Pusat Tekanan Rendah
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Sulut: Waspada Bencana Hidrometeorologi Seperti di Sumatra
Kilas Balik Insiden Kebakaran di 7 Gedung Apartemen Wang Fuk Court Hong Kong, 11 Orang Jadi Tersangka
Insiden Kecelakaan Maut Gary Iskak Tinggalkan Duka Mendalam, Sempat Pinjam RX King untuk Lepas Kerinduan
Masih Terisolir, Kepala BNPB Sebut Tapanuli Tengah dan Sibolga Perlu Perhatian Serius
Tanzielal Aziezir : Tapteng Darurat Kemanusiaan, Listrik Padam dan Cabai Tembus Rp 400 Ribu/Kg
Kayu Gelondongan Terbawa Arus saat Banjir, Tapanuli Selatan Jadi Wilayah Paling Parah Terdampak
Kisah Anggota Polisi di Polda Riau yang Gugur dalam Bencana Sumbar, Sempat Selidik Kasus di Lapas Padang