Sulutzonecom -- Keindahan Raja Ampat yang dikenal sebagai "The Last Paradise on Earth" kini menghadapi ancaman besar. Greenpeace Indonesia mengungkapkan bahwa lebih dari 8.775 hektare hutan di Raja Ampat berpotensi dibabat habis untuk penambangan nikel. Tak hanya hutan, ratusan pulau kecil yang menjadi ikon wisata dunia juga terancam rusak.
Data Greenpeace menyebutkan terdapat 16 izin tambang nikel di Raja Ampat, di mana 13 di antaranya berada dalam kawasan Geopark Global UNESCO. Salah satunya adalah Piaynemo, lokasi wisata yang sempat dijuluki ‘Langkah Jokowi’.
“Karena tambang nikel, Raja Ampat terancam kehilangan daya tariknya. Pulau sudah dikeruk, hutan dibabat. Tak lama lagi sumber air tercemar, kehidupan laut rusak, dan masyarakat kehilangan mata pencaharian,” tulis Greenpeace melalui situs resminya, Rabu (4/6/2025).
Selain mengancam 75% spesies karang dunia, 2.500 spesies ikan, 274 spesies burung, dan spesies endemik seperti manta ray hingga biawak Waigeo, aktivitas tambang juga berisiko merusak permanen terumbu karang dan ekosistem laut melalui sedimentasi serta polusi.
Greenpeace meminta pemerintah:
-
Mengevaluasi dan mencabut seluruh izin tambang nikel di Raja Ampat
-
Meninjau ulang kebijakan industrialisasi nikel nasional
-
Mengutamakan keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat lokal
Jika terus dibiarkan, Indonesia berpotensi kehilangan salah satu surga terakhirnya di bumi.
Artikel Terkait
Kompleksitas Persoalan Perizinan dan Tata Kelola Tambang di Indonesia, KPK Bentuk Satgas
Disebut Terima Setoran Dari Hasil Tambang Ilegal di Kaltim, Kabareskrim; Kasus Brigadir J Aja Mereka Tutupi
Kabareskrim Sentil Kasus Brigadir J dan Irjen Teddy Minahasa, Imbas Setoran Tambang Ilegal?
Tanggapi Tudingan Terima Setoran Tambang Ilegal, Agus: Orang Baik Itu Yang belum Dibuka Allah Aibnya
Polda Sulut Ungkap Kasus Tambang Ilegal, Begini Penjelasan Kapolda Setyo Budiyanto
Perusahaan Nikel di Morowali Buka Lowongan Kerja Dari Lulusan SMA Hingga S1, Ini Persyaratannya
Kamu Lulusan SMA dan S1? Ini Formasi Loker Perusahaan Nikel PT IMIP di Morowali, Siapkan Berkasmu!
Loker di Perusahaan Nikel PT IMIP di Morowali, Lulusan SMA dan S1 Ayo Siapkan Berkasmu!
Info Loker Untuk Lulusan SMA dan S1, Perusahaan Nikel PT IMIP di Morowali Butuh Karyawan Sejumlah Posisi
Tambang Legal Tak Ubahnya Seperti Ilegal, Jika Tak Mengikuti Kaidah Pertambangan Yang Baik
MDT Soroti Masalah Mafia Tanah, Tambang Ilegal Hingga Judi Online di Sulawesi Utara
Martin Daniel Tumbelaka Minta Polri Tutup Tambang Ilegal di Sulut, Buntut Kasus Ratatotok
Longsor Tambang Batu Alam di Cirebon, 19 Korban Tewas, ESDM Ungkap Penyebab dan Langkah Penanganan
PT HWR Diduga Jadi 'Mafia Tambang' Emas Terbesar di Sulut, Beroperasi Ilegal Tanpa Kontribusi Daerah