Studi Global Water Assessment Tracker oleh Ecolab dilakukan di 15 negara tempat Ecolab beroperasi.
Riset ini dijalankan mulai 15 Februari hingga 3 Maret 2023 dengan tujuan untuk memahami kondisi pengelolaan air dengan mengukur manfaat dan penggunaan air.
Visi Ecolab mengenai ketahanan air bergantung pada tindakan nyata. Di tahun 2030, Ecolab berencana mengurangi dampak yang ditimbulkan karena penggunaan air sebesar 40 persen per unit produksi di semua unit bisnis mereka (dihitung berdasarkan 2018).
Baca Juga: Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman Rencanakan Pembangunan Klaster Pertanian Modern di Jawa Barat
Ini menunjukkan komitmen kuat dari sektor swasta dalam upaya pengelolaan dan penggunaan air yang lebih efisien dan berkelanjutan.
Tantangan pengelolaan sumber daya air di Indonesia adalah besar, tetapi demikian pula harapan dan komitmen dari masyarakat, pemerintah, dan sektor swasta.
Artikel Terkait
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman Rencanakan Pembangunan Klaster Pertanian Modern di Jawa Barat
Menteri ATR/BPN Agus Harimurti Yudhoyono Kunker di Washington DC
Dinilai Berhasil, Indonesia Diminta Berbagi Kunci Sukses di Konferensi Tanah Bank Dunia
Indonesia Siap Sajikan Ragam Seni dan Budaya di World Water Forum ke-10 di Bali
Menparekraf Luncurkan Platform FIFTY untuk Pembiayaan Teknologi Finansial Pelaku Parekraf
Jelang World Water Forum ke-10: 440 Mobil Listrik Tiba di Bali
Persiapan Optimal Bali untuk World Water Forum ke-10, Ini Yang Disiapkan
Simak Bentuk Wonderful Indonesia Corner Dari Kemenparkraf
Menparekraf Mengungkap Keuntungan Berinvestasi di Indonesia pada AIM Congress 2024
Insan Parekraf Siap Menyajikan Pengalaman Wisata Berkualitas pada World Water Forum 2024