Sulutzone.com, Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) akan berbagi kisah keberhasilan dan pengalaman pemerintahan Presiden Jokowi.
Dalam mempercepat Reforma Agraria dalam forum internasional yang diselenggarakan Bank Dunia di Washington DC, Amerika Serikat.
Salah satu keberhasilan tersebut adalah dalam akselerasi pemetaan serta pendaftaran bidang tanah yang saat ini mencapai kurang lebih 112 juta bidang tanah.
Baca Juga: Menteri ATR/BPN Agus Harimurti Yudhoyono Kunker di Washington DC
Angka tersebut merupakan salah satu capaian yang terbesar di dunia.
Sebelum masa pemerintahan Presiden Joko Widodo, pendaftaran bidang tanah baru mencapai sekitar 500.000 bidang tanah per tahun.
Dengan percepatan melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), pemerintah melalui Kementerian ATR/BPN berhasil memetakan serta mendaftarkan bidang tanah rata-rata mencapai 10 juta bidang per tahunnya.
Baca Juga: Timnas Indonesia U-23 Tertinggal 0-1 dari Guinea dalam Playoff Olimpiade 2024
Percepatan ini akan terus berlangsung hingga target memetakan dan mendaftarkan seluruh bidang tanah di Indonesia dapat direalisasikan pada tahun 2025.
Selain itu, Menteri AHY juga akan menyuarakan mengenai transformasi digital di bidang pertanahan dan tata ruang.
Salah satu wujudnya, Indonesia pada saat ini berhasil mengimplementasikan Sertifikat Tanah Elektronik.
Menteri AHY akan mengatakan semua itu saat menjadi narasumber dalam Global Policy Forum yang diselenggarakan oleh Bank Dunia.
Ia akan mengisi Panel I pada bahasan Global Land Agenda: Global Land Policy Forum dengan tema “Strategies for Success by Government Champions”.
Artikel Terkait
Menteri ATR/BPN Agus Harimurti Yudhoyono Kunker di Washington DC