Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman Rencanakan Pembangunan Klaster Pertanian Modern di Jawa Barat

photo author
Stefanus Goni, Sulut Zone
- Kamis, 9 Mei 2024 | 18:46 WIB
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman  (istimewa)
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman (istimewa)

SulutZone.com - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman berencana membangun klaster pertanian modern seluas 10.000 hektare.

Proyek ambisius ini akan dimulai di Kabupaten Bandung, Jawa Barat dan melibatkan banyak pihak, termasuk perguruan tinggi dari berbagai kampus.

"Kami ingin membuat klaster di Jawa Barat 5.000 sampai 10.000 hektare. Jadi nanti semuanya menggunakan teknologi tinggi yang sejajar dengan negara modern," ungkap Mentan dalam kunjungan kerjanya di Desa Solokan Jeruk, Kabupaten Bandung, pada hari Selasa, (07/05/2024).

Baca Juga: Kenaikan Yesus Kristus: Peristiwa Penting dalam Kekristenan

Menurut Mentan, klaster pertanian modern ini adalah gerakan masa depan untuk menarik minat generasi muda yang saat ini memasuki era bonus demografi.

Menggunakan berbagai teknologi canggih, seperti drone, remote control, dan robot tanam, diharapkan dapat mempercepat proses produksi pertanian.

"Tidak ada tanam yang manual. Semuanya tanam pakai mesin, panen pakai mesin. Kita tingkatkan upaya kita selama ini dengan penggunaan teknologi dan mekanisasi," jelasnya.

Baca Juga: Pahlawan Nasional Indonesia: Robert Wolter Mongisidi

Mentan berharap, klaster pertanian modern ini nantinya akan menjadi pendorong untuk perluasan pertanian modern di daerah lainnya.

Dengan demikian, Indonesia dapat menjadi contoh bagi negara-negara di Asia Tenggara dan ASEAN secara keseluruhan.

"Saya ingin pertanian kita contoh bagi pertanian Asia Tenggara dan Asia. Jadi memupuk tidak lagi manual melainkan pakai drone," ungkapnya penuh semangat.

Baca Juga: Pahlawan Nasional Indonesia: Robert Wolter Mongisidi

Bupati Bandung, Dadang Supriatna, mendukung penuh upaya Kementan dalam membangun pertanian modern di wilayahnya.

Menurutnya, pertanian telah terbukti menjadi penyokong utama pertumbuhan ekonomi di wilayah Bandung, khususnya selama pandemi Covid-19.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Stefanus Goni

Sumber: Kementrian pertanian

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Presiden Prabowo Dikabarkan Kunjungi Sulut

Jumat, 8 Mei 2026 | 09:38 WIB
X