Sulutzone.com, WAKATOBI - Kementerian PUPR terus melanjutkan penataan dan pengembangan infrastruktur pada Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Wakatobi di Provinsi Sulawesi Tenggara.
Menteri Basuki mengatakan, pembangunan infrastruktur pada setiap KSPN direncanakan secara terpadu.
Baik penataan kawasan, jalan, penyediaan air baku dan air bersih, pengelolaan sampah, sanitasi, dan perbaikan hunian masyarakat melalui sebuah rencana induk pembangunan infrastruktur.
Baca Juga: Oknum ASN Pelaku Asusila Serahkan Diri Saat Jadi Target Resmob Numbay Polresta Jayapura Kota
“Untuk pariwisata, pertama yang harus diperbaiki infrastrukturnya, kemudian amenities dan event, baru promosi besar-besaran.
Kalau hal itu tidak siap, wisatawan datang sekali dan tidak akan kembali lagi. Itu yang harus kita jaga betul,” kata Menteri Basuki.
Dukungan terhadap pengelolaan infrastruktur oleh seluruh pihak menjadi tahapan yang sangat penting dari pembangunan infrastruktur KSPN Wakatobi.
Baca Juga: Ratusan Bikers Ramaikan Fun Bike 10KM Arya Duta Hotel
Infrastruktur yang sudah dibangun ini diharapkan dapat dimanfaatkan langsung oleh masyarakat dengan dukungan pengawasan dan pemeliharaan dari pemerintah daerah.
Pada Penataan KSPN Wakatobi Tahap I yang dilaksanakan pada Oktober 2022 hingga 26 November 2023.
Telah diselesaikan 4 destinasi wisata unggulan, yaitu Alun-alun Merdeka, Puncak Toliamba, Sombu Dive dan Danau Kapota.
Baca Juga: Menteri ATR/BPN Penjarakan Mafia Tanah di Sulawesi Tenggara
Sementara itu, penataan KSPN Wakatobi Tahap II yang dipusatkan pada pembangunan infrastruktur Waterfront Marina dan Keraton Liya saat ini mencapai progres fisik sebesar 23,5%.
Artikel Terkait
Oknum ASN Pelaku Asusila Serahkan Diri Saat Jadi Target Resmob Numbay Polresta Jayapura Kota