Anak Mulai Membantah, Orang Tua Perlu Perhatikan Ini

photo author
Bastian Korompot, Sulut Zone
- Senin, 31 Oktober 2022 | 11:17 WIB
ilustrasi anak kecil  (tangkapan layar @Pinterest)
ilustrasi anak kecil (tangkapan layar @Pinterest)

Sulutzone - Anak yang lahir pada kodratnya, tidak membawa kebencian dan tumbuh untuk melukai perasaan orangtuanya.

Anak yang lahir dan tumbuh menjadi dewasa, kemudian memiliki watak berbeda terbentuk dari berbagai faktor, salah satunya pola asuh dari orangtua.

Namun untuk para orangtua janganlah heran, bayi kecil yang dulu sedemikian pasrah dalam gendongan kita, tiba-tiba jadi pembantah.

Baca Juga: Dipercaya Bisa Perlambat Penuaan, Ini Dia 6 Camilan Sehat Yang Diyakini Ampuh

Dilansir dari Instagram @Parentingmeyrakibaby. Anak mulai terlihat sulit diatur, saat memasuki usia dia tahun, ketika dua kakinya mulai menguat dan kosakatanya mulai bertambah. Selain itu ketika pandangannya semakin luas juga keinginannya mulai bertambah.

Para orang tua mengira mereka dapat memahami sepenuhnya perkataan, padahal tidak sedemikian itu.
Yang perlu diketahui bahwa, Anak-anak juga mengalami proses uji coba saat belajar memahami perkataan dari lingkungan sekitarnya.

Baca Juga: Dua Orang Panitia Konser Musik 'Berdendang Bergoyang' Diperiksa Polisi

Anak-anak juga belajar pembiasaan menghafal nada/bunyi yang mirip kemudian di implementasikan pada kosa kata melalui perilaku yang muncul. Begitupun dengan apa yang anak lihat dan dengar dari perilaku sekitarnya. Respon positif dari orangtua seperti memberikan senyuman atau memberi apa yang anak butuhkan akan menguatkan perilaku tersebut.

Sebaliknya anak yang sering menerima respon negatif, cenderung akan frustasi dan akan dilampiaskan melalui perilaku tantrum. Jika orangtua terpancing emosi oleh perilaku anak, maka akan menjadi penguat bagi perilaku negatifnya kelak.

Baca Juga: Over Kapasitas, Izin Konser 'Berdendang Bergoyang' Dicabut. Panitia Bakal Kembalikan Uang Tiket

Apa yang harus dilakukan oleh Orangtua?

Berilah respon positif.
Jika anak salah merespon, percayalah hal itu disebabkan keterbatasan pemahaman mereka saja.

Percayalah bahwa anak-anak hanya membutuhkan lebih banyak kasih sayang seperti, pelukan, suara lembut dan perhatianperhatian orangtuanya.

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Bastian Korompot

Sumber: Instagram

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

BAGIAN 2: SANG PENGUASA BAYANGAN DI JANTUNG PARLEMEN

Kamis, 5 Februari 2026 | 10:59 WIB

Sejarah Lengkap Suporter Hooligan

Senin, 16 Desember 2024 | 12:41 WIB

Beberapa Tokoh Dunia yang Lahir pada Tanggal 10 Desember

Selasa, 10 Desember 2024 | 12:19 WIB

Peristiwa dan Kejadian Penting Tanggal 10 Desember

Selasa, 10 Desember 2024 | 12:10 WIB

Hari HAM Sedunia

Selasa, 10 Desember 2024 | 09:36 WIB

Kejutan di Pearl Harbor: Ketika Dunia Terhenyak

Minggu, 8 Desember 2024 | 18:55 WIB

Marsinah: Aktivis Buruh yang Menginspirasi

Kamis, 9 Mei 2024 | 04:30 WIB

Kisah Menyegarkan Coca Cola

Kamis, 9 Mei 2024 | 04:14 WIB

Henry Dunant, Sang Pendiri Palang Merah.

Rabu, 8 Mei 2024 | 05:25 WIB
X