Supersemar: Sebuah Titik Balik dalam Sejarah Indonesia

photo author
David Lombogia, Sulut Zone
- Sabtu, 7 Desember 2024 | 21:37 WIB
Presiden Soekarno, Supersemar, dan Presiden Soeharto (Ist)
Presiden Soekarno, Supersemar, dan Presiden Soeharto (Ist)

SULUTZONE -- Peristiwa Supersemar, yang terjadi pada tanggal 11 Maret 1966, merupakan salah satu titik balik paling signifikan dalam sejarah Indonesia. 

Peristiwa ini menandai berakhirnya pemerintahan Presiden Soekarno dan dimulainya era Orde Baru di bawah kepemimpinan Jenderal Soeharto.

Supersemar, yang merupakan singkatan dari "Surat Perintah Sebelas Maret", merupakan surat perintah yang diberikan oleh Presiden Soekarno kepada Jenderal Soeharto untuk mengambil alih kekuasaan dan mengatasi situasi politik yang semakin tidak stabil.

Baca Juga: Penjabat Bupati Talaud : Safari Natal Di Pulau Terluar. 

Surat ini dikeluarkan dalam kondisi darurat, di tengah gejolak politik yang disebabkan oleh pemberontakan G30S/PKI dan meningkatnya ketidakpercayaan terhadap pemerintahan Soekarno.

Peristiwa ini memiliki dampak yang sangat luas, baik secara politik, ekonomi, maupun sosial. 

Di bidang politik, Supersemar menandai berakhirnya era demokrasi terpimpin dan dimulainya era Orde Baru yang bersifat otoriter.

Baca Juga: Jadi Juru Kunci di Tomohon, Apakah CSSR Tak Kerja untuk Yulius Selvanus dan Victor Mailangkay? 

Soeharto, yang awalnya ditunjuk sebagai "penyelamat" negara, kemudian mencengkeram kekuasaan dengan kuat selama 32 tahun.

Di bidang ekonomi, Supersemar menandai berakhirnya era ekonomi terencana dan dimulainya era ekonomi liberal yang berorientasi pada pasar bebas. 

Kebijakan ekonomi Orde Baru yang berfokus pada pertumbuhan ekonomi berhasil membawa Indonesia keluar dari krisis ekonomi, namun juga menimbulkan kesenjangan sosial yang semakin lebar.

Baca Juga: Pj Bupati Talaud Ajak Masyarakat Kembali Pererat Persaudaraan Pasca Pilkada 2024.

Di bidang sosial, Supersemar menandai berakhirnya era kebebasan berekspresi dan kebebasan pers. 

Orde Baru menerapkan kebijakan yang represif, termasuk pembredelan media massa dan pemenjaraan para aktivis yang kritis terhadap pemerintahan.

Supersemar merupakan peristiwa yang penuh kontroversi. 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: David Lombogia

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

BAGIAN 2: SANG PENGUASA BAYANGAN DI JANTUNG PARLEMEN

Kamis, 5 Februari 2026 | 10:59 WIB

Sejarah Lengkap Suporter Hooligan

Senin, 16 Desember 2024 | 12:41 WIB

Beberapa Tokoh Dunia yang Lahir pada Tanggal 10 Desember

Selasa, 10 Desember 2024 | 12:19 WIB

Peristiwa dan Kejadian Penting Tanggal 10 Desember

Selasa, 10 Desember 2024 | 12:10 WIB

Hari HAM Sedunia

Selasa, 10 Desember 2024 | 09:36 WIB

Kejutan di Pearl Harbor: Ketika Dunia Terhenyak

Minggu, 8 Desember 2024 | 18:55 WIB

Marsinah: Aktivis Buruh yang Menginspirasi

Kamis, 9 Mei 2024 | 04:30 WIB

Kisah Menyegarkan Coca Cola

Kamis, 9 Mei 2024 | 04:14 WIB

Henry Dunant, Sang Pendiri Palang Merah.

Rabu, 8 Mei 2024 | 05:25 WIB
X