Dua Orang Panitia Konser Musik 'Berdendang Bergoyang' Diperiksa Polisi

photo author
Bastian Korompot, Sulut Zone
- Minggu, 30 Oktober 2022 | 19:43 WIB
Dua Orang Penanggung Jawab Konser 'Berdendang Bergoyang' Diperiksa Polisi (istockphoto)
Dua Orang Penanggung Jawab Konser 'Berdendang Bergoyang' Diperiksa Polisi (istockphoto)

Sulutzone - Pembatalan konser musik 'Berdendang Bergoyang' oleh Polisi, yang diselenggarakan di Istora Senayan & Parkir Selatan GBK yang diselenggarakan tanggal 28 sampai dengan 30 Oktober 2022 bakal terseret kerana hukum.

Pasalnya pembatalan konser musik yang menampilkan sejumlah artis dan group musik top papan tersebut, disinyalir karena jumlah tiket yang dijual tidak sesuai dengan kapasitas tempat.

Tak hanya itu, polisi juga memeriksa surat izin yang dikantongi panitia penyelenggara.

Baca Juga: Over Kapasitas, Izin Konser 'Berdendang Bergoyang' Dicabut. Panitia Bakal Kembalikan Uang Tiket

Hal itu disampaikan Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Komarudin kepada wartawan, Minggu 30 Agustus 2022.

"Dua orang penanggung jawab (konser musik berdendang bergoyang) sedang kami mintai keterangan di polres," ujar Komarudin, dilansir dari PMJ News.

Menurut Komarudin, dua penanggung jawab itu diperiksa seputar jumlah tiket yang dijual tidak sesuai dengan kapasitas. Tak hanya itu, polisi juga memeriksa surat izin yang dikantongi penyelenggara.

Baca Juga: Tragedi Pesta Halloween di Korsel Berujung Maut, Ratusan Orang Tewas. KBRI Pastikan Tak Ada WNI


"Masih seputar jumlah tiket yang dijual, yang tidak sesuai dengan kapasitas dan surat izin yang dikantongi penyelenggara," katanya.

Lanjut Komarudin, acara itu diberhentikan lantaran kapasitas penonton yang melebihi aturan.

"Kami menilai bahwa kondisinya sangat tidak memungkinkan, overload atau over kapasitas, saat ini cukup membahayakan,"terang Kapolres Metro Jakarta Pusat.

Komarudin, juga mengatakan pengunjung acara tersebut menyentuh angka 21.000 lebih penonton. Sementara kapasitas Istora Senayan sendiri hanya bisa menampung sekitar 10.000 penonton saja.

"Istora itu maksimal 10.000 orang, tapi hasil pantauan kami 21.000 lebih penonton, jadi kita hentikan secara terpaksa kegiatannya,"ucapnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Bastian Korompot

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Presiden Prabowo Dikabarkan Kunjungi Sulut

Jumat, 8 Mei 2026 | 09:38 WIB
X