Cegah Imigran Gelap, Polandia Perketat Perbatasan: Bangun Pagar Duri 2,5 Meter

photo author
Kamal Babay, Sulut Zone
- Rabu, 2 November 2022 | 16:48 WIB
Para pencari suaka mencoba menembus pagar berduri di perbatasan Belarusia (Twitter/ @NoeWehrtSich)
Para pencari suaka mencoba menembus pagar berduri di perbatasan Belarusia (Twitter/ @NoeWehrtSich)

SULUTZONE - Polandia memperketat penjagaan di perbatasan untuk mencegah imigran gelap masuk ke negaranya.

Perbatasan akan didirikan pagar kawat berduri setinggi 2,5 meter demi keamanan negaranya.

Hal tersebut dilakukan karena situasi ketegangan yang belum berangsur aman di wilayah Afrika dan Timur Timur Tengah.

Baca Juga: Iran Ancam Arab Saudi, Juru Bicara Gedung Putih AS Sampaikan Ini

Polandia akan membangun pagar kawat berduri di perbatasannya dengan Kaliningrad, Rusia, di tengah kekhawatiran terhadap masuknya pendatang gelap.

Pembangunan pagar pembatas setinggi 2,5 meter dengan kedalaman 3 meter itu akan segera dimulai, kata kata Menteri Pertahanan Polandia Mariusz Blaszczak, Rabu.

Dia menyebut masalah keamanan dan krisis pada musim gugur lalu, ketika ribuan migran Afrika dan Timur Tengah berusaha masuk ke Polandia dengan menyeberangi perbatasan dengan Belarus dan beberapa di antaranya tewas.

Baca Juga: Pemberlakuan Ganjil Genap di Bali 7 Hari Selama G20, Berikut Daftar Ruas Jalannya yang Wajib Diketahui

Uni Eropa pada saat itu menuduh Belarus, sekutu dekat Rusia, telah menyelundupkan migran sebagai bagian dari kampanye perang "hibrida" untuk mengacaukan Eropa.

Belarus membantah tuduhan itu.

Blaszczak mengatakan pembatas di Kaliningrad akan dibangun serupa dengan pagar yang dibangun Polandia di sepanjang perbatasan dengan Belarus tahun lalu.

Baca Juga: Ternyata Ini Penyebabnya Kulit jadi Sensitif, Kamu Wajib Tahu!

Majalah bisnis daring Rusia Briefing bulan lalu melaporkan bahwa Kaliningrad berusaha menarik minat maskapai penerbangan dari kawasan Timur Tengah dan Asia berdasarkan sebuah kebijakan udara terbuka (open sky policy) yang baru.

Kaliningrad adalah wilayah kantong di mana Rusia menempatkan sejumlah besar militernya.

Wilayah itu berada di perbatasan Baltik antara Polandia dan Lithuania, dan dipisahkan oleh koridor perbatasan dengan Belarus. (***)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Kamal Babay

Sumber: ANTARA

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X