Selain melakukan serangan udara, AS juga mengerahkan kekuatan besar di Karibia melalui kapal induk USS Gerald R. Ford, menyita dua kapal tanker minyak sebagai bagian dari blokade, dan mengakui telah membunuh lebih dari 100 orang dalam serangan terhadap kapal-kapal kecil yang dituduh melakukan perdagangan narkoba.
Pemerintah Venezuela kini menuduh AS menyerang situs sipil dan telah menyerukan pendukungnya untuk melakukan mobilisasi dalam keadaan darurat gangguan eksternal.
***