SULUTZONE.COM, MANADO – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Manado memberikan klarifikasi resmi terkait isu yang tengah viral di media sosial mengenai dugaan kesalahpahaman antara personel Polri dengan anggota Komponen Cadangan (Komcad). Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi di Kelurahan Kombos Timur, Kecamatan Singkil, dan dipastikan telah diselesaikan secara humanis serta kekeluargaan.
Langkah klarifikasi ini diambil setelah jajaran Polresta Manado melakukan pendalaman fakta terhadap sebuah unggahan video reels di Facebook oleh akun berinisial T.P.T pada 2 Januari 2026. Video tersebut dinilai memuat narasi provokatif yang berpotensi menyudutkan institusi Polri serta mengganggu keharmonisan hubungan TNI-Polri.
Berdasarkan hasil penelusuran, insiden yang terekam terjadi pada 1 Januari 2026 sekitar pukul 01.00 WITA. Saat itu, personel Polri berinisial B.K.N tengah melaksanakan tugas pengamanan malam pergantian tahun dan pembinaan Kamtibmas di wilayah Kampung Pondang, Kelurahan Kombos Timur.
Baca Juga: Mahfud MD Cium Aroma 'Kekacauan' Politik 2027? Desak UU Pemilu Segera Dirombak Total, Ini Alasannya!
Dalam interaksinya dengan warga, penjelasan B.K.N mengenai istilah Komponen Cadangan (Komcad) murni bersifat edukatif dan normatif mengacu pada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2019. Polresta Manado menegaskan bahwa dalam pernyataan tersebut tidak ditemukan unsur penghinaan terhadap institusi manapun.
Kesaksian dari warga sekitar dan aparat lingkungan setempat memperkuat fakta bahwa situasi di lokasi kejadian tetap aman. Tidak ada aksi penggerudukan maupun konflik fisik serta verbal antar-institusi sebagaimana yang dinarasikan oleh akun tersebut. Video yang beredar luas di media sosial diduga kuat telah dipotong konteksnya sehingga menimbulkan persepsi yang keliru di mata publik.
Sebagai bentuk respons cepat untuk meredam polemik, Polsek Singkil telah memfasilitasi pertemuan mediasi di Koramil Tuminting. Mediasi ini dihadiri oleh unsur Polri, Koramil, serta perwakilan Komcad. Hasil dari pertemuan tersebut menyepakati bahwa kejadian ini murni merupakan kesalahpahaman komunikasi di lapangan dan telah diselesaikan sepenuhnya secara kekeluargaan.
Kasi Humas Polresta Manado, Iptu Agus Haryono, menegaskan komitmen kedua institusi untuk tetap solid dalam mengawal keamanan daerah.
“Kami memastikan bahwa informasi yang viral tersebut tidak sesuai dengan fakta di lapangan. Tidak ada pernyataan yang menghina institusi TNI maupun Komponen Cadangan. Permasalahan ini murni kesalahpahaman dan sudah diselesaikan secara baik melalui mediasi. Polri dan TNI tetap solid dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” tegas Iptu Agus Haryono.
Pihak kepolisian juga mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar lebih bijak dan teliti dalam menerima serta menyebarkan informasi di media sosial. Warga diharapkan tidak mudah terprovokasi oleh konten-konten yang tidak utuh dan belum terverifikasi kebenarannya.
Ingin mendapatkan informasi terkini seputar klarifikasi berita viral, perkembangan kamtibmas, dan sinergitas aparat di Sulawesi Utara? Segera kunjungi sulutzone.com sekarang juga!
Artikel Terkait
Geger! Gubernur Sulut Sebut Tompaso Akan Jadi Tempat Paling Seksi di Dunia, Ini Rencana Besarnya!
Siapkan Tisu! Promo Beli 1 Gratis 1 Film Suka Duka Tawa Sudah Dibuka, Intip Bocoran Konflik Ayah dan Anak yang Bikin Nyesek
Perintah Tegas Presiden Prabowo! Negara Berhasil Sita "Gunung" Batu Bara Ilegal di Kaltim, Pelaku Tambang Liar Kini Gemetar
Haru di Tapanuli Selatan! Presiden Prabowo Rela Berlumpur di Malam Tahun Baru Demi Pastikan Warga Tak Terisolasi
Dana Miliaran Raib, Nasabah Malah Ditertawakan dan Diseret Keluar! Ada Apa dengan Bank Muamalat?
Babinsa Koramil 1312-01/Kabaruan Gelar Kegiatan Ibadah Mingguan Pertama Tahun 2026 Bersama Warga
Macan Tutul Jawa Nyaris Punah, Manusia Kini Bersiap Menanggung Akibatnya!
Suara Hati Bocah Aceh Tamiang di Balik Tragedi 1.167 Nyawa: Pak Prabowo, Bangun Kembali Sekolah dan Rumah Kami!
Punya Potensi Wisata Kesehatan Kelas Dunia, Gubernur Yulius Selvanus Komaling Optimis Sumaru Endo Bakal Jadi Kebanggaan Baru Sulut!
Mahfud MD Cium Aroma 'Kekacauan' Politik 2027? Desak UU Pemilu Segera Dirombak Total, Ini Alasannya!