MACHALA, Ekuador — Kekerasan di penjara Ekuador kembali menelan korban jiwa. Setidaknya 14 orang tewas dan 14 lainnya luka-luka dalam bentrokan mematikan yang terjadi di sebuah penjara di Kota Machala.
Peristiwa tragis ini juga menyebabkan sejumlah narapidana melarikan diri, menambah daftar panjang krisis keamanan di negara tersebut.
Konfrontasi pecah sekitar pukul 02.00 dini hari waktu setempat. Suara dua ledakan keras diikuti rentetan tembakan terdengar dari dalam penjara.
Baca Juga: Patroli Presisi Samapta Polres Talaud Amankan Sejumlah Titik Vital
Kekacauan ini terekam dalam video yang beredar luas di media sosial, menunjukkan situasi yang sangat mencekam.
Seorang pejabat polisi mengungkapkan, kerusuhan dimulai saat terjadi bentrokan antara narapidana dari dua blok sel yang berbeda.
Para sipir yang mencoba merespons keadaan darurat justru menjadi korban.
Baca Juga: Patroli Maraton Jelang HUT TNI, Aparat Gabungan Pastikan Keamanan Warga Talaud
Seorang sipir tewas tertembak, sementara yang lain terluka.
Para narapidana bahkan berhasil menculik petugas polisi, melucuti senjata mereka, dan mengikat tangan serta kaki mereka.
Saat tim polisi tiba, pemandangan mengerikan menanti di salah satu sel.
Baca Juga: Pria Paruh Baya Ditahan Polsek Singkil, Kedapatan Bawa Parang
Mereka menemukan 14 jenazah, termasuk anggota dari Kelompok Kejahatan Terorganisir (GDO) terkenal, yaitu Geng Los Choneros dan Geng Los Lobos.
Penjara di Ekuador telah lama menjadi episentrum krisis kekerasan kriminal yang tak terkendali.