Pada pukul 23.00 sampai 01.00 waktu setempat, para staf Majelis Nasional di Korsel itu mencoba menahan pasukan itu dengan alat pemadam kebakaran.
Meskipun ketegangan semakin tinggi, Majelis Nasional tetap mengambil posisi untuk menentang situasi darurat militer itu hingga 190 dari 300 anggota parlemen Korsel menyatakan deklarasi darurat militer Presiden Yoon tidak sah.
- Skandal Korupsi hingga RUU Pemerintah Korsel
Terdapat skandal yang melibatkan Yoon sebelum peristiwa penerapan darurat militer di Korsel tersebut.
Yoon berada dalam posisi terpojok saat pihak oposisinya memenangkan parlemen pada April 2024 lalu.
Pemerintah di bawah kepemimpinan Yoon tidak dapat meloloskan rancangan undang-undang (RUU) yang diinginkan pihaknya.
Yoon malah dipaksa untuk memveto RUU yang disahkan oleh oposisi liberal.
Di sisi lain, Yoon juga mengalami penurunan peringkat persetujuan yang mencapai 17 persen suara.
Artikel Terkait
Penetapan Hasil Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Talaud Tahun 2024.
Penemuan Mortir di Sungai Desa Warembungan, Polsek Pineleng Tanggap Amankan Lokasi
Polsek Sario Amankan Aksi Damai Gabungan Ormas LSM Adat Minahasa di Depan Mapolda Sulut
Polsek Sario Amankan Pembukaan Kejuaraan Bola Voli U-19 se-Sulawesi Utara Tahun 2024
Kpu Talaud Rekapitulasi Hasil Perolehan Suarah Cabup dan Cawabup Pilkada 2024.
Bhabinkamtibmas Polsek Tikala Lakukan Sambang Warga untuk Tingkatkan Keamanan dan Keharmonisan Sosial
Polsek Wori Polresta Manado Gelar Giat Silau Mata, Cegah Gangguan Kamtibmas di Wilayahnya
Polsek Wori Polresta Manado Gelar Program SIBULAN (Sikat Pemabuk Jalanan) untuk Antisipasi Gangguan Kamtibmas
Garuda Muda Siap Terbang Lebih Tinggi di Piala AFF 2024