Peringatan Peristiwa Merah Putih Sukses Digelar, KNPI Dorong Gubernur YSK Tetapkan Februari Sebagai Bulan Merah Putih

photo author
- Kamis, 19 Februari 2026 | 13:21 WIB
Peringatan 80 Tahun Peristiwa Merah Putih di Lapangan Koni Manado (Dok. Istimewa)
Peringatan 80 Tahun Peristiwa Merah Putih di Lapangan Koni Manado (Dok. Istimewa)

MANADO, SULUTZONE.COM – Upacara Peringatan Peristiwa Merah Putih 14 Februari ke-80 yang digelar di Lapangan KONI Sario, Manado, Sabtu (14/02/2026), berlangsung sukses dan khidmat.

Acara yang dipimpin langsung oleh Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus (YSK), dinilai menjadi momentum kebangkitan sejarah di Bumi Nyiur Melambai.  

Baca Juga: Sabtu YSK Gelar Peringatan Peristiwa Merah Putih, Dedy Manlesu: Peristiwa Heroik Tersebut Kini Mendapatkan Tempatnya

Apresiasi KNPI: Bukti Kepedulian YSK Terhadap Sejarah

​Kesuksesan perhelatan ini mendapat apresiasi tinggi dari struktur kepemudaan. Ketua Carateker KNPI Minahasa, Dedy Manlesu, menyatakan bahwa pelaksanaan tahun ini terasa sangat berbeda dan penuh makna.

​"Perayaan Peringatan Merah Putih sangat-sangat sukses digelar oleh Gubernur YSK. Ini menjadi bukti kepekaan dan kepedulian terhadap sejarah-sejarah heroik yang pernah terjadi di Sulut," ujar Dedy.

​Dedy menambahkan bahwa kepemimpinan Gubernur YSK saat ini membawa perubahan nyata dalam cara daerah menghargai jasa para pahlawan. Hal senada juga diungkapkan tokoh pemuda Nusa Utara, Jhonly Kaletuang, yang menyebut gaya kepemimpinan YSK memberikan warna baru yang lebih segar bagi Sulawesi Utara.

Dorongan Penetapan "Bulan Merah Putih"

​Melihat antusiasme masyarakat dan pentingnya nilai sejarah tersebut, KNPI secara resmi mendorong Pemerintah Provinsi untuk melakukan terobosan administratif terkait peringatan ini.

​"Kiranya di tahun-tahun selanjutnya YSK dapat menetapkan Bulan Februari sebagai Bulan Merah Putih khusus di Sulut. Sehingga semua akan wajib memperingati kisah heroik tersebut. Bisa dimulai tahun depan," tegas Dedy Manlesu.

Yulius Selvanus diarak para peserta drama kolosal Merah Putih
Yulius Selvanus diarak para peserta drama kolosal Merah Putih (Dok. Istimewa)

Mengenang Proklamasi Kedua di Tanah Sulut

​Dalam sambutannya, Gubernur YSK menekankan bahwa peristiwa 14 Februari 1946 merupakan "proklamasi kedua" bagi masyarakat Sulawesi Utara. Ia mengajak seluruh hadirin mengenang heroisme tokoh-tokoh seperti Letkol Charles Choesj Taulu dan Bernard Wilhelm Lapian yang berhasil menurunkan bendera penjajah dan mengibarkan Sang Saka Merah Putih di Tangsi Teling.  

​Gubernur juga memberikan tiga instruksi penting guna menjaga api patriotisme tetap menyala:

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dedy Dagomes Manlesu

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X