Sabtu YSK Gelar Peringatan Peristiwa Merah Putih, Dedy Manlesu: Peristiwa Heroik Tersebut Kini Mendapatkan Tempatnya

photo author
- Kamis, 12 Februari 2026 | 15:13 WIB
Dedy Manlesu & Infografis Perayaan Peristiwa Merah Putih (Dok. Istimewa)
Dedy Manlesu & Infografis Perayaan Peristiwa Merah Putih (Dok. Istimewa)

MANADO – Peringatan Peristiwa Merah Putih 14 Februari 1946 di Sulawesi Utara tahun ini mencetak sejarah baru.

Ketua Caretaker KNPI Minahasa, Dedy Manlesu, menilai bahwa di bawah kepemimpinan Gubernur Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Komaling, nilai kepahlawanan masyarakat Bumi Nyiur Melambai akhirnya diberikan penghormatan yang layak dan setinggi-tingginya.

​Dedy mengapresiasi terobosan Gubernur yang merayakan hari bersejarah tersebut secara masif dan terstruktur.

Menurutnya, hal ini merupakan pembuktian nyata kepedulian pemimpin terhadap identitas dan sejarah lokal.

​"Seingat saya, Gubernur-Gubernur sebelumnya tidak pernah merayakan peringatan hari Merah Putih seperti ini. Kalaupun ada, mungkin saya kelewat beritanya," ujar Dedy.

​Ia membandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya di mana peringatan 14 Februari seringkali hanya lewat begitu saja tanpa kesan mendalam bagi masyarakat luas.

"Sebelumnya perayaan Merah Putih sekadar upacara dan bagi-bagi coklat, kalau tidak salah ingat. Tapi kali ini, peristiwa heroik tersebut kini mendapatkan tempatnya yang terhormat dalam agenda daerah," tegas tokoh pemuda Minahasa tersebut.

Baca Juga: Lebih Penting dari Valentine Day, Alasan Gubernur Sulut Instruksikan Pengibaran Bendera Satu Tiang Penuh pada 14 Februari 2026

Instruksi Pengibaran Bendera

​Sebagai bentuk penghormatan serentak, Gubernur Yulius Selvanus telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor: 100.3.4/26.687/SEKR- yang menginstruksikan seluruh Bupati, Wali Kota, instansi pemerintah, swasta, hingga masyarakat umum untuk mengibarkan Bendera Merah Putih satu tiang penuh pada Sabtu, 14 Februari 2026 di lingkungan masing-masing.

Baca Juga: Untuk Pertama Kali, Peringatan Peristiwa Merah Putih 14 Februari di Manado Akan Digelar Besar-Besaran oleh Pemprov Sulut

Rencana Rangkaian Kegiatan Puncak

​Berdasarkan agenda resmi Pemprov Sulut, puncak peringatan yang akan digelar di Lapangan KONI Sario, Manado pada Sabtu, 14 Februari 2026 pukul 07.30 WITA akan menyajikan rangkaian acara yang sangat padat dan atraktif:

  • Upacara Bendera & Defile: Prosesi formal sebagai bentuk penghormatan kenegaraan.
  • ​Drama Kolosal Peristiwa Merah Putih: Pertunjukan teater terbuka yang merekonstruksi perjuangan heroik tahun 1946.
  • ​Atraksi Bela Diri: Penampilan keterampilan dari cabang Wushu, Muaythai, Karate, Taekwondo, hingga Pencak Silat Militer.
  • Pagelaran Budaya Massal: Tarian Kabasaran Massal, ​Tarian Dana-Dana Massal, ​Tarian Maengket dan Masamper Massal.
  • ​Festival Musik Tradisional: Penampilan harmoni alat musik Kolintang dan Musik Bambu.

​Dedy, yang juga merupakan Seoarang Jurnalis berharap momentum ini menjadi titik balik bagi generasi muda untuk lebih mencintai sejarah daerahnya.

"Ini bukan sekadar perayaan, tapi pengakuan atas harga diri bangsa yang diperjuangkan dari tanah Sulawesi Utara," pungkasnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Tria Anggreina Kawulusan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X