Manado, 18 Februari 2026 – Listrik bukan sekadar infrastruktur penerangan, melainkan fondasi utama bagi kehidupan yang layak dan bermartabat. Memahami hal tersebut, PT PLN (Persero) melalui Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D) Sulawesi Utara, Tengah, dan Gorontalo (Suluttenggo) kembali menegaskan komitmen kemanusiaannya melalui program “Light Up The Dream”.
Program ini merupakan inisiatif mulia yang lahir dari kedermawanan para pegawai PLN. Secara sukarela, mereka menyisihkan sebagian penghasilan untuk membiayai penyambungan listrik gratis bagi keluarga prasejahtera. Pada kesempatan kali ini, dua keluarga penerima manfaat yang selama bertahun-tahun hidup dalam keterbatasan akses energi kini dapat tersenyum lega.
Sebelumnya, kedua keluarga tersebut hanya mengandalkan sambungan listrik dari rumah tetangga dengan kapasitas terbatas. Kini, mereka resmi memiliki sambungan listrik mandiri, memberikan mereka kedaulatan penuh atas kebutuhan energi di rumah sendiri.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Suluttenggo, Usman Bangun memberikan apresiasi tinggi atas konsistensi insan PLN dalam menjalankan program ini. Ia menegaskan bahwa akses listrik yang mandiri adalah hak setiap warga negara untuk mencapai kesejahteraan.
"Program Light Up The Dream adalah bukti nyata bahwa insan PLN tidak hanya bekerja untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan, tetapi juga memiliki empati yang mendalam terhadap saudara-saudara kita yang belum mampu menikmati listrik secara mandiri. Kami percaya bahwa dengan hadirnya listrik milik sendiri, sebuah keluarga memiliki peluang lebih besar untuk meningkatkan taraf hidupnya, baik dari sisi ekonomi, kesehatan, maupun pendidikan anak-anak," ujar Usman.
Usman menambahkan bahwa inisiatif ini sejalan dengan visi PLN untuk memberikan akses energi yang berkeadilan ke seluruh pelosok negeri. "Kami ingin memastikan tidak ada masyarakat yang tertinggal dalam kegelapan. Melalui semangat berbagi ini, kita membangun masa depan yang lebih terang bagi Sulawesi Utara, Tengah, dan Gorontalo," tambahnya.
Proses penyalaan listrik dilakukan secara simbolis oleh tim PLN UP2D Suluttenggo. Petugas melakukan pemasangan kWh meter, pengecekan instalasi secara menyeluruh, hingga memastikan seluruh perangkat kelistrikan berfungsi dengan aman sesuai standar keselamatan.
Artikel Terkait
Wujud Sinergi, PLN UP3 Kotamobagu Meriahkan HUT ke-116 Kota Kotamobagu dengan Prestasi dan Layanan Andal
Butuh Pasokan Listrik Sementara untuk Acara atau Proyek? Pesan lewat PLN Mobile Lebih Mudah dan Aman
Atasi Krisis Listrik di Talaud, Wakil Bupati, Anisya Gretsya Bambungan Datangi PLN: Ternyata Ini Penyebabnya
PLN UID Suluttenggo Gelar Apel Bulan K3 Nasional 2026, Perkuat Budaya Zero Harm Zero Loss
PLN UID Suluttenggo dan Kejati Sulteng Perkuat Sinergi Kawal Proyek Ketenagalistrikan Berbasis GCG untuk Program Berkelanjutan
Konsumsi Listrik Nasional Tumbuh, PLN Catat Penjualan 317,69 TWh di 2025
HUT ke-601 Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Upacara Adat Tulude 2026 Berjalan Lancar, PLN Berhasil Amankan Pasokan Listrik
Komisaris Independen PLN Tinjau PLTMG Luwuk, Pastikan Keandalan Sistem Kelistrikan di Kabupaten Banggai
Kawal Tuntas Krisis Listrik, Bupati Welly Titah dan Wakil Bupati Anisya Gretsya Bambungan Serta Forkopimda Talaud "Geruduk" Kantor Pusat PLN di Jakart
PLN Suluttenggo: Terhentinya Pasokan Listrik saat HUT ke-18 Gerindra di Manado Merupakan Gangguan Teknis