Transformasi Semangat Juang: Gubernur menekankan bahwa "musuh" masa kini adalah kemiskinan dan perpecahan yang harus diperangi bersama.
Perayaan yang Berbeda
Peringatan tahun 2026 ini tampil lebih variatif dengan berbagai rangkaian kegiatan. Selain upacara formal, digelar pula Merah Putih Panahan Sulut Open sebagai simbol presisi membidik masa depan, serta Drama Kolosal yang merekonstruksi perjuangan para pahlawan.
Ada juga aksi simpatik berupa pembagian bunga dan cokelat sebagai pesan cinta tanah air kepada sesama.
Hadir dalam upacara tersebut unsur Forkopimda Sulut, para Mantan Gubernur dan keluarga pejuang, pejabat TNI/Polri, serta perwakilan pelajar dan mahasiswa.
"Jangan biarkan api patriotisme ini redup! Bhakti kami demi pertiwi, dari Sulut untuk Nusantara!" tutup Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus dalam pekikan merdeka.
Artikel Terkait
Perkuat Benteng Alam, Sinergi TNI-Polri Babinsa dan Bhabinkamtibmas Bersama Warga Tanam Mangrove Cegah Abrasi
Danpos AD Marampit Talaud Hadiri Perpisahan Tenaga Pendidik 3T: Wujud Apresiasi Satgas Pamputer terhadap Pahlawan Tanpa Tanda Jasa
Afirmasi & Pemrograman Bawah Sadar: Cara Kerja Pikiran yang Jarang Disadari Banyak Orang
Sinergi Polsek Melonguane Talaud dan Sekolah Pastikan Turnamen Voli Pelajar Berjalan Aman dan Kondusif
Polsek Rainis Talaud Gelar Patroli Presisi dan Operasi Yustisi, Pastikan Kamtibmas Kondusif
Kenapa Valentine Selalu Identik dengan Cokelat? Ini Sejarah yang Jarang Diketahui
Menilik Strategi Daihatsu Merangkul Konsumen "Budget" di Bawah Rp300 Juta
Sinergi Pemerintah Desa Sea Satu dan Polsek Pineleng Ungkap Kasus Curanmor
PHRG Wilayah Langowan Satu Resmi Dibuka di Gereja Schwarz Sentrum, Teguhkan Kebersamaan dalam Kasih Kristus
Peringati 80 Tahun Peristiwa Merah Putih, Gubernur Yulius Selvanus: Sulut Adalah Garda Terdepan NKRI