Manado Makin Estetik! Pemkot Tancap Gas Jalankan Gerakan Indonesia ASRI Sesuai Instruksi Presiden

photo author
David Lombogia, Sulut Zone
- Kamis, 5 Februari 2026 | 21:41 WIB
Petugas saat melaksanakan tugas (Ist)
Petugas saat melaksanakan tugas (Ist)

SULUTZONE.COM, MANADO – Wajah Kota Manado dipastikan bakal lebih "glowing" di tahun 2026 ini. Pemerintah Kota Manado bergerak cepat merespons instruksi Presiden Republik Indonesia dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul, Bogor, dengan meluncurkan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah).

Gerakan ini bukan sekadar jargon. Fokus utamanya adalah menyulap ruang publik menjadi lebih tertata, bersih, dan aman, sekaligus memoles citra Manado sebagai gerbang pariwisata utama di Sulawesi Utara

Karena jujur saja, siapa yang mau foto estetik kalau latar belakangnya kabel semrawut dan baliho kedaluwarsa? Sikat Habis Reklame "Nakal" dan Ilegal Sebagai langkah nyata di lapangan, tim gabungan dari Satpol PP, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) mulai menyisir ruas jalan utama.

Baca Juga: Pastikan Keamanan Laut, Sat Polairud Polres Talaud Tangani Kapal Karam dan Edukasi Nelayan Bowongbaru

 Targetnya jelas, baliho, iklan, spanduk, hingga poster yang tidak memiliki izin, tidak bayar pajak, atau asal pasang hingga merusak pemandangan kota.

Kepala Satpol PP Kota Manado, Novly Siwi, menegaskan bahwa penertiban ini adalah tindak lanjut dari curhatan Presiden yang melihat kota-kota di Indonesia mulai kehilangan sisi "resik"-nya.

“Presiden menegaskan bahwa banyak kota di Indonesia saat ini sudah tidak lagi resik akibat menjamurnya baliho dan reklame yang dipasang di sembarang tempat. Kami merespons cepat dengan menertibkan semua yang tidak sesuai aturan,” ujar Novly.

Baca Juga: Rolling Jabatan Pemkab Minahasa Tenggara, Empat Pejabat Eselon II Terima SPRIN

Penataan kota ini ternyata jauh lebih dalam dari sekadar urusan visual. Gerakan Indonesia ASRI di Manado mencakup empat pilar penting untuk kenyamanan warga:

 * Pembersihan Sampah: Fokus pada kebersihan lingkungan dari hulu ke hilir.

 * Penataan Reklame: Memastikan tidak ada lagi "hutan baliho" yang mengganggu       pemandangan.

 * Kabel Semrawut: Penertiban kabel-kabel yang menjuntai berbahaya dan merusak estetika.

 * Kerja Bakti Rutin: Mengaktifkan kembali budaya gotong royong setiap pekan di lingkungan masyarakat.

Baca Juga: Renaldy Kalesaran Tekankan Perencanaan Tepat Sasaran dalam Musrembang Kecamatan Wenang

Pemkot Manado menegaskan bahwa langkah ini bukan semata-mata soal penegakan hukum atau penagihan pajak, melainkan upaya menciptakan kota yang enak dipandang (eye-catching) bagi turis dan nyaman bagi penghuninya. 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: David Lombogia

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X