SULUTZONE.COM, JAKARTA – Kabar mengejutkan datang dari lingkungan Kementerian Keuangan. Belum genap sepuluh hari menduduki jabatan barunya, Rizal, Kepala Kantor Wilayah DJBC Sumatra Bagian Barat, terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu (4/2/2026).
Rizal, yang sebelumnya dikenal sebagai Direktur Penindakan dan Penyidikan (P2) DJBC, diamankan tim KPK di wilayah Lampung. Ironisnya, ia baru saja dilantik oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pada 28 Januari 2026 lalu. Penangkapan ini diduga kuat berkaitan dengan praktik lancung dalam proses importasi barang ke wilayah Indonesia.
Emas Batangan dan Tumpukan Uang Disita
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, dalam keterangannya di Gedung Merah Putih, mengonfirmasi adanya penyitaan aset yang sangat fantastis dalam operasi kali ini. Rizal tidak ditangkap sendirian; sejumlah pihak di Kantor Pusat DJBC Jakarta juga ikut diamankan.
“Untuk uang, senilai miliaran rupiah. Kemudian logam mulia itu ada mungkin sekitar tiga kilogram emas,” ungkap Budi Prasetyo kepada media.
KPK saat ini sedang mendalami rincian barang impor apa saja yang menjadi objek "permainan" dalam kasus ini. Namun, kehadiran barang bukti berupa emas batangan seberat 3 kg tersebut menjadi indikasi kuat betapa besarnya nilai komitmen fee atau suap yang terlibat dalam skandal ini.
Rekor Kelam di Awal Tahun 2026
Penangkapan Rizal mencatatkan rekor buruk bagi integritas birokrasi di tahun 2026. Ini merupakan OTT kelima yang dilakukan KPK hanya dalam kurun waktu dua bulan pertama tahun ini. Lebih memprihatinkan lagi, kasus ini adalah OTT ketiga yang terjadi secara spesifik di bawah naungan Kementerian Keuangan.
Baca Juga: BAGIAN 1: ANOMALI KEDAULATAN DI JANTUNG KEKUASAAN INGGRIS
Rentetan OTT di Kemenkeu tahun 2026:
9-10 Januari: OTT delapan orang oknum kementerian.
11 Januari: Suap pemeriksaan pajak di KPP Madya Jakarta Utara.
4 Februari: Skandal importasi di Bea Cukai yang menyeret Rizal.
Artikel Terkait
Mega Prisilia Iroth Siap Maju dalam Pemilihan Kumtua Desa Sumarayar
Wujud Nyata Kemanunggalan TNI, Babinsa Koramil Essang Talaud Bahu-Membahu Timbun Jalan Bersama Warga Desa Lahu
Prabowo: “Sawit Tanaman Ajaib”. Strategi Ekonomi atau Ignorasi Lingkungan?
Pertajam Taring, Persija Jakarta Ikat Mauro Zijlstra dengan Kontrak Jangka Panjang
Perkuat Integritas, Dirut Lucky Senduk Lantik Pejabat Baru Perumda Pasar Manado di MBW
Seskab Teddy Bantah Isu Presiden Prabowo Gunakan Dua Pesawat Kepresidenan untuk Kunjungan Luar Negeri
Dino Patti Djalal: Prabowo Pilih Jalur Realistis, Board of Peace Jadi Opsi Tunggal untuk Damai di Gaza
Martsindy Rasuh Siap Bertarung di Pilhut Desa Rumengkor Satu, Usung Tagline "Kerja Nyata"
BAGIAN 1: ANOMALI KEDAULATAN DI JANTUNG KEKUASAAN INGGRIS
Wakapolres Kepulauan Talaud, Kompol Kretsman Mulalinda, S.Pd, MH Cek Ruang Tahanan Pastikan Keamanan Sesuai SOP