SIAU, SULUTZONE.COM – Bencana banjir bandang yang menerjang wilayah Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro pada Senin (5/1/2026), memakan korban jiwa.
Sebanyak lima orang yang merupakan satu keluarga dari Pdt. Clau Jenifer Bangsa ditemukan meninggal dunia setelah terseret arus material Gunung Karangetang.
Kelima korban tersebut teridentifikasi sebagai ayah, ibu, kakek, nenek, dan sepupu dari Pdt. Clau. Jenazah para korban kini telah disemayamkan di Gedung Gereja GMIST Ulu Siau Timur setelah berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan dan warga setempat.
Baca Juga: Gerak Cepat! Ny. Anik Yulius Selvanus dan Pemprov Sulut Kirim Bantuan Besar-besaran untuk Korban Banjir Sitaro
Salah satu korban, yang merupakan sepupu dari Pdt. Clau, diketahui adalah mahasiswi semester 5 di Politeknik Negeri Nusa Utara (Pulnustar) Tahuna. Korban sedianya dijadwalkan berangkat menuju Tahuna menggunakan kapal malam (Sambar) pada Minggu (4/1), namun membatalkan keberangkatan tersebut hingga akhirnya menjadi korban musibah pada keesokan harinya.
Suasana haru menyelimuti prosesi persemayaman. Pihak keluarga dan jemaat nampak tak kuasa menahan kesedihan saat lima peti jenazah tiba di gedung gereja.
Baca Juga: Gerak Cepat! Gubernur Yulius Selvanus Instruksikan Bantuan Penuh untuk Korban Banjir Bandang Sitaro
Menanggapi bencana ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) bergerak cepat dengan menyalurkan bantuan darurat bagi para korban terdampak di Bumi Karangetang.
Gubernur Sulawesi Utara melalui perwakilan Dinas Sosial dan BPBD Provinsi telah mengirimkan bantuan berupa:
- Bahan pokok dan logistik makanan siap saji.
- Perlengkapan tidur (kasur dan selimut).
- Santunan duka bagi keluarga korban meninggal dunia.
- Alat pembersih material lumpur untuk membantu proses pemulihan pascabencana.
"Pemerintah Provinsi menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas musibah ini. Tim di lapangan terus berkoordinasi dengan Pemkab Sitaro untuk memastikan bantuan tersalurkan dengan tepat kepada warga yang terdampak," tulis pernyataan resmi Pemprov Sulut.
Hingga saat ini, petugas gabungan masih melakukan pembersihan sisa-sisa material banjir bandang di beberapa titik pemukiman untuk mengantisipasi adanya banjir susulan mengingat intensitas curah hujan yang masih fluktuatif.
***/Tonny Bela
Artikel Terkait
AS Serang Venezuela dan Tangkap Presiden Maduro: Antara Isu Narkoba dan Perebutan Minyak
Pimpin Apel Perdana 2026, Gubernur Yulius Selvanus Puji Kinerja ASN Sulut di 2025
Pimpin Apel Perdana 2026, Richard Sualang Tekankan Tiga Prinsip Utama bagi ASN Manado
BREAKING NEWS: Banjir Bandang Terjang Sitaro, Mako Polres Rusak Parah dan 6 Warga Meninggal Dunia
Kapolres Talaud, AKBP. Arie Sulistyo Nugroho Pimpin Apel Perdana Awal 2026, Tegaskan Komitmen Hadapi Tantangan tugas kedepan
Wujud Soliditas di Miangas: Babinsa Koramil 1312-07 Hadiri Apel Perdana, Perkuat Persatuan di Pulau Perbatasan
Gerak Cepat! Gubernur Yulius Selvanus Instruksikan Bantuan Penuh untuk Korban Banjir Bandang Sitaro
"Wujud Sinergitas Sejati: Babinsa Koptu Yunius Ansiga Jadi Garda Terdepan Apel Perdana Rainis"
Sambut Arus Balik Nataru, PLN Mobile Permudah Pengguna Mobil Listrik dengan Fitur Baru AntreEV
Gerak Cepat! Ny. Anik Yulius Selvanus dan Pemprov Sulut Kirim Bantuan Besar-besaran untuk Korban Banjir Sitaro