Diduga Input Data Saat "Injury TIme", 314 Siswa SMA Negeri 9 Manado Gagal Ikut SNBP

photo author
- Rabu, 5 Februari 2025 | 22:16 WIB
(Kiri) Ibu Iske Luntungan, (Kanan) SMA Negeri 9 Manado (Sulutzone.com)
(Kiri) Ibu Iske Luntungan, (Kanan) SMA Negeri 9 Manado (Sulutzone.com)

Para orang tua tidak hanya kecewa, tetapi juga menuntut agar hak anak-anak mereka untuk mendaftar SNBP dikembalikan. Mereka berharap kepala sekolah dapat membawa hasil yang baik dari kunjungannya ke Jakarta, sehingga anak-anak mereka masih memiliki kesempatan untuk mengikuti SNBP.

"semua anak mengharapkan ini, namun tidak semua anak dapat peluang seperti ini. Jadi, kami mau hak anak-anak kami itu kembali kepada kami. Karena ini peluang yang tidak akan kembali untuk kedua kalinya," tegas Ibu Iske Luntungan dengan suara lantang.

Baca Juga: Klinik Hipnoterapi Ruang Therapeutic Bandung Bantu Ribuan Warga Atasi Masalah Psikologis

Para orang tua juga menyoroti dugaan bahwa operator sekolah baru akan memasukkan data siswa pada menit-menit terakhir batas waktu penginputan data SNBP atau injury time, yaitu 31 Januari 2025. Mereka khawatir hal ini menjadi penyebab kegagalan registrasi siswa.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kehumasan SMA Negeri 9 Manado, Syuaib Sulaiman, S.Ag, M.Pd.I membantah tudingan bahwa operator sekolah baru akan memasukkan data siswa pada menit-menit terakhir. Ia mengatakan bahwa pihaknya telah berusaha semaksimal mungkin untuk meregistrasikan seluruh siswa yang memenuhi syarat.

"Para operator telah melakukan dari beberapa minggu ini. Malahan kami telah menambahkan jumlah operator menjadi 3. Namun memang ada masalah di sistem yang menyebabkan 314 siswa tersebut gagal teregistrasi. Kita berdoa ada hasil yang baik dari keberangkatan Kepala Sekolah ke Jakarta," pungkasnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dedy Dagomes Manlesu

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X