Ekonomi Sulawesi Utara Tumbuh Positif 5,39% di 2024, Lebih Tinggi dari Pertumbuhan Nasional

photo author
Marlon Mondong, Sulut Zone
- Rabu, 5 Februari 2025 | 21:37 WIB
Perkebunan di Sulut Salah Satu Pendongkrak Perekonomian
Perkebunan di Sulut Salah Satu Pendongkrak Perekonomian

Sulutzonecom -- Sulawesi Utara (Sulut) mencatatkan pertumbuhan ekonomi yang positif pada tahun 2024, mencapai angka 5,39%. Angka ini melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional yang tercatat sebesar 5,03% pada tahun yang sama. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulut, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sulut atas dasar harga berlaku tercatat mencapai Rp 187,37 triliun, sementara atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp 107,58 triliun.

Menurut Kepala BPS Provinsi Sulut, Aidil Adha, meskipun angka pertumbuhan ekonomi 2024 sedikit lebih rendah dibandingkan tahun 2023 (yang tercatat 5,48%), perekonomian Sulut tetap menunjukkan tren positif. Jika dilihat dari perspektif year-on-year (y-on-y), ekonomi Sulut terus berkembang dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Bahkan, secara quarter-to-quarter (q-to-q), ekonomi Sulut di triwulan IV-2024 tumbuh pesat sebesar 6,45%.

Aidil menjelaskan bahwa pertumbuhan ini bertepatan dengan pola musiman, di mana triwulan IV biasanya mencatatkan angka pertumbuhan yang lebih tinggi dibandingkan triwulan III. Di samping itu, sektor-sektor penting seperti perkebunan—terutama cengkeh, kelapa, kakao, dan nilam—telah memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian Sulut.

Peningkatan konsumsi listrik sepanjang tahun juga menjadi faktor penting yang mendorong perekonomian, dengan penjualan listrik yang tumbuh 3,28%, terutama didorong oleh segmen bisnis dan industri yang masing-masing tercatat tumbuh 6,12% dan 2,93%.

Kebijakan pemerintah dalam mengendalikan inflasi turut memberikan dampak positif, yang tercermin dari peningkatan daya beli masyarakat. Penjualan barang ritel di Sulut tercatat tumbuh 4,35%, sementara realisasi kredit konsumsi meningkat 7,96% di tahun 2024. Di samping itu, penyelenggaraan Pilkada serentak pada Triwulan IV turut berkontribusi dalam penggerakan ekonomi lokal, seiring dengan aktivitas kampanye, pembuatan atribut, dan berbagai kegiatan terkait.

Secara keseluruhan, meskipun ada penurunan tipis dalam angka pertumbuhan dibandingkan tahun sebelumnya, perekonomian Sulut tetap menunjukkan angka yang solid, berkat keberhasilan sektor-sektor unggulan dan kebijakan yang mendukung daya beli masyarakat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Marlon Mondong

Sumber: Kumparan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X