KEK Indonesia Jadi Rebutan: Malaysia-Singapura Ikut Jejak, Persaingan Ekonomi Makin Sengit!

photo author
Marlon Mondong, Sulut Zone
- Selasa, 14 Januari 2025 | 08:51 WIB
Zona Ekonomi Khusus Johor - Singapura (Ist)
Zona Ekonomi Khusus Johor - Singapura (Ist)

sulutzonecom -- Pembentukan Zona Ekonomi Khusus (KEK) Johor-Singapura (JS-SEZ) oleh Malaysia dan Singapura memantik perhatian. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkapkan bahwa langkah kedua negara tetangga tersebut terinspirasi oleh keberhasilan Indonesia dalam mengembangkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

"Tentu kita tidak bisa melarang negara lain meniru. Yang penting, kita harus terus berinovasi dan bersaing," ujar Airlangga usai menghadiri acara di Jakarta, Senin.

Kesepakatan pembentukan JS-SEZ diresmikan oleh Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, dan Perdana Menteri Singapura, Lawrence Wong, di Putrajaya. Keduanya meyakini bahwa KEK ini akan membawa dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi regional.

Airlangga menjelaskan bahwa salah satu daya tarik KEK Indonesia bagi negara lain adalah keberhasilannya dalam mengembangkan produk turunan mineral kritis. Selain itu, Indonesia juga unggul dalam inovasi digital, termasuk AI dan cloud computing, yang juga menjadi fokus JS-SEZ.

Keberhasilan KEK di Indonesia sendiri tercatat signifikan. Sepanjang tahun 2024, KEK berhasil menarik investasi hingga Rp82,6 triliun dan menyerap 42.930 tenaga kerja. Secara kumulatif sejak 2012 hingga 2024, investasi yang masuk mencapai Rp256,7 triliun dengan total penyerapan tenaga kerja sebanyak 156.208 orang dan melibatkan 394 pelaku usaha. Saat ini, Indonesia memiliki 24 KEK yang bergerak di berbagai sektor, mulai dari manufaktur, ekonomi digital, kesehatan, pendidikan, hingga maintenance, repair, and overhaul (MRO) pesawat.

Persaingan di bidang ekonomi regional diprediksi akan semakin ketat dengan hadirnya JS-SEZ. Namun, Indonesia diyakini memiliki modal yang kuat untuk tetap menjadi yang terdepan dengan terus berinovasi dan mengembangkan KEK yang sudah ada.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Marlon Mondong

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Presiden Prabowo Dikabarkan Kunjungi Sulut

Jumat, 8 Mei 2026 | 09:38 WIB
X