Empat Ribuan BTS Diduga Dikorupsi, Kejagung: 512 Titik Ada di Sulawesi: Hati-Hati!

photo author
Kamal Babay, Sulut Zone
- Selasa, 8 November 2022 | 08:42 WIB
Ilustrasi tower BTS. KSP) mengutuk tindak pidana  yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), mengakibatkan 8 petugas PT Palapa Ring Timur Telematika (PTT) meninggal dunia. (Dok. Kominfo.go.id)
Ilustrasi tower BTS. KSP) mengutuk tindak pidana yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), mengakibatkan 8 petugas PT Palapa Ring Timur Telematika (PTT) meninggal dunia. (Dok. Kominfo.go.id)

SULUTZONE - Kasus dugaan korupsi kembali marak di pemberitaan di berbagai media.

Salah satunya adalah kasus dugaan korupsi terhadap Base Transceiver Station (BTS) serta infrastruktur pendukung.

Data yang dimiliki oleh pihak kejaksaan, ada ribuan BTS yang diduga dikorupsi yang tentunya merugikan.

Baca Juga: Covid 19 Meningkat, PPKM Level 1 Berlaku di Seluruh Indonesia

Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkapkan terdapat 4.200 Base Transceiver Station (BTS) serta infrastruktur pendukung yang diduga dikorupsi.

Ribuan BTS itu tersebar di seluruh pelosok Tanah Air untuk mendukung masyarakat beraktivitas secara daring ketika masa pandemi Covid-19.

Saat ini penyidik Kejagung sedang menyidik kasus dugaan korupsi penyediaan infrastruktur Base Transceiver Station (BTS) 4G dan infrastruktur pendukung paket 1, 2, 3, 4, dan 5 oleh Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kominfo tahun 2020 hingga 2022.

Baca Juga: Petani Kalasey Dua Minahasa Berjuang! LBH Manado: Warga yang Lari ke Hutan Belum Terkonfirmasi

Adapun penyidikan perkara tersebut meliputi berbagai wilayah terpencil di Indonesia.

"Meliputi wilayah Indonesia terluar. Ada 4.000 sekian titik," ucap Dirdik Jampidsus Kuntadi, saat dikonfirmasi wartawan, Selasa, 08 November 2022.

Lebih jauh dalam keterangan tertulis yang disampaikan oleh Kapuspenkum Kejagung Ketut Sumedana menjelaskan, total ada 4.200 titik dari tiga konsorsium yang tengah disidik.

Baca Juga: Bentrok dengan Polisi, Petani Kalasey Dua Minahasa Berjuang Hentikan Eksekusi Lahan: Ini Kronologisnya!

Berdasarkan, tiga konsorsium tersebut terdapat lima paket dengan rincian sebagai berikut:

1.Paket 1: Kalimantan 269 titik dan Nusa Tenggara 439 titik.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Kamal Babay

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Presiden Prabowo Dikabarkan Kunjungi Sulut

Jumat, 8 Mei 2026 | 09:38 WIB
X