Sulutzone - Para tokoh agama berkumpul di Masjid Istana Sakhir, Manama, Bahrain, pada Jumat 4 November 2022.
Agenda tersebut guna menghadiri sidang tahunan yang dipimpin langsung oleh Ketua Majelis Hukama Muslimin (MHM) bersama Pemimpin Gereja Katolik Paus Fransiskus.
Dalam pertemuan Forum "Dialog Antar Agama dan Tantangan Abad Ke-21” ketua MHM yang juga Grand Sheikh Al-Azhar, Ahmad Al-Tayeb, mengajak tokoh agama dunia lebih aktif dalam menyuarakan ancaman perubahan iklim.
Baca Juga: Tak Mau Ambil Resiko, Kepala BPJN Sulut Layangkan Surat Ke Bupati Bolsel
"Kita, para pemuka dan tokoh agama, punya kewajiban untuk menyuarakan hal ini kepada para pemegang kebijakan dan pemilik kekayaan besar," kata Ahmad Al-Tayeb dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu 5 November 2022, dilansir dari Antara News.
Ia menegaskan Islam mengharuskan umatnya untuk menjaga lingkungan hidup, mengembangkan, dan melestarikan sumber dayanya.
Islam melarang aksi menebang pohon dan tumbuh-tumbuhan atau menenggelamkannya ke dalam air untuk tujuan merusak.
Baca Juga: Kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Polri Tidak Antikritik
Syeikh Al-Tayeb mengingatkan bahwa kerusakan yang terjadi di muka bumi dan sikap sewenang-wenang terhadap sumber daya alam di mana manusia diberi amanat untuk menjaga dan memakmurkannya, adalah sesuatu yang berlawanan dengan kehendak Allah.
Menurut Grand Syeikh, pemegang kebijakan dan pemodal harus berpikir tentang masa depan mereka sebelum masa depan orang lain. Mereka harus berbuat, untuk mengatasi bencana ini.
"Tidak penting bagi kita apakah mereka mau mendengarkan seruan kita atau mau menutup telinga. Jalan yang kita tempuh, sebagai pemeluk agama samawi, adalah jalan Nabi yang mendapat wahyu dari atas langit ketujuh: 'Sesungguhnya kamu hanya bertugas menyampaikan'," kata dia.
Baca Juga: Atlit Karate Bolmut Siap Menuju Porprov 2022, Ini Daftar Atlit dan Official
Sebelumnya, Cendekiawan Muslim Indonesia Quraish Shihab dalam forum tersebut menyoroti isu perubahan iklim
Menurutnya, perubahan iklim merupakan bukti nyata kelemahan manusia untuk mengendalikan naluri konsumtifnya dan kerakusannya pada hal-hal yang bersifat materi.
Artikel Terkait
Kasus Ferdy Sambo, BIN Bantah Beri Informasi ke Kamaruddin Simanjuntak
Kesialan Dalam Hidup Akan Hilang, Praktekkan 5 Tips Ini
Jadwal, Agenda dan Susunan Majelis Hakim Dalam Persidangan Kasus Pembunuhan Brigadir J Pekan Depan
Buat Single Lagu, Akun Instagram Thariq Halilintar Diserbu Warganet; Yok Bisa Yok
Tak Mau Ambil Resiko, Kepala BPJN Sulut Layangkan Surat Ke Bupati Bolsel
Coral Day 2022 Digelar Pekan Depan, Denny Frust dan Jarank Pulang Bakal Ramaikan Pantai Batu Buaya Boltim
Samsung Galaxy S23 Bakal Hadir Februari 2023
Tiga Sosok Saksi Kasus Pembunuhan Brigadir J Yang Bikin Hakim dan Jaksa Naik Darah
Atlit Karate Bolmut Siap Menuju Porprov 2022, Ini Daftar Atlit dan Official
Lirik Lagu viral Ojo Dibandingke