nasional

Viral Sambatan Warga soal RSUD Merah Putih Magelang: Kecam Pelayanan ke Ayahnya yang Drop hingga Berakhir Duka

Rabu, 12 Agustus 2026 | 09:13 WIB
Menyoroti viralnya curhatan warga yang mengeluhkan pelayanan RSUD Merah Putih di Magelang, Jawa Tengah. Berikut ini kronologinya. (Instagram.com/@magelang_raya)

SULUTZONE.COM - Ramai beredar di linimasa media sosial, ihwal sambatan atau curahan hati seorang warga bernama Nidia Aurelia, yang mengeluhkan pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Merah Putih di Magelang, Jawa Tengah.

Bukan tanpa alasan, Nidia membagikan pengalaman pilunya usai sang ayah wafat dengan bayang-bayang pelayanan rumah sakit itu yang dinilai buruk.

Curhatan itu bermuara dari postingan Instagram pribadi Nidia, @nidiaarl_ yang memperlihatkan saat dirinya membawa sang ayah yang dalam kondisi yang drop atau menurun ke IGD RSUD Merah Putih.

"Kondisi bapak sudah drop, keluarga memutuskan membawa bapak ke IGD," tulis Nidia Aurelia.

Dalam pengakuannya, sang pasien saat itu sempat diperiksa di luar ruangan IGD karena kamar yang disebut sudah penuh.

"Saat masuk ke IGD, bapak terpaksa diperiksa di luar ruangan dengan alasan kamar penuh," ungkap Nidia.

Atas hal tersebut, pemilik akun mengaku ayahnya tidak langsung mendapatkan hasil pemeriksaan terkait kondisi kesehatannya.

Nidia juga menyebut, dokter yang menangani sempat mengatakan bahwa hasil pemeriksaan darah yang tidak dapat dibaca.

"Nunggu sekitar 1,5 jam di kursi roda, ternyata bapak sama sekali tidak mendapatkan hasil terkait kondisi sakitnya," sambungnya.

Minta Rawat Inap, namun Dokter Menolak

Keluarga kemudian beberapa kali meminta agar sang ayah dirawat karena kondisinya dinilai sudah cukup parah.

Namun, menurut cerita tersebut, dokter menilai pasien belum memiliki gejala yang mengharuskan rawat inap.

"Bapak disuruh pulang, (dibilang) tidak perlu rawat inap," beber Nidia.

"Tapi keluarga masih meyakinkan dokter untuk bapak dirawat karena di rumah kondisinya sudah parah," ungkapnya.

Pilu yang membekas di hati Nidia, yakni perkataan oknum dokter tersebut yang menilai sang ayah hanya perlu dirujuk ke puskesmas.

Halaman:

Tags

Terkini